Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis 29 September 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Lewat LAKI IDA, Dinas PUPR Kota Payakumbuh Siapkan 16 Inovasi 2022

Kamis, 21 April 2022 | 13:36 WIB Last Updated 2022-04-21T10:01:46Z

Dinas PUPR Kota Payakumbuh terus melakukan inovasi.
 

Payakumbuh, Rakyatterkini.com - Terkait dengan penyelenggaraan inovasi di daerah Kota Payakumbuh pada tahun 2022 ini, tidak tanggung-tanggung Dinas PUPR di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Muslim, tidak main-main untuk memajukan, seklaigus mengembangkan organisasinya. 


Ada 16 inovasi sedang dipersiapkan untuk mendukung kinerja pada Dinas PUPR Kota Payakumbuh. Inovasi yang dikembangkan berkaitan dengan pelayanan masyarakat, tata kelola organisasi, dan bidang teknis di dalamnya.


Kegiatan pendampingan inovasi penyelenggara daerah dilaksanakan Dinas PUPR dengan mengundang narasumber dari Bappeda Kota Payakumbuh pada bidang penelitian, pengembangan, dan evaluasi di Kantor Dinas PUPR, Rabu (20/4/2022).


Sekretaris PUPR Rajman menyampaikan, melalui pendampingan Layanan Klinik Inovasi Daerah (LAKI IDA), Bappeda diharapkan dapat mewujudkan inovasi-inovasi yang berkelanjutan, dan membantu serta memudahkan kinerja Dinas PUPR baik dalam pelayanan ataupun dalam pelaksanaan tugas rutin di organisasi. 


"Sesuai amanat dari Walikota Riza Falepi untuk dapat mengutamakan pelayanan publik, agar kehadiran pemerintah dan negara dirasakan oleh masyarakat," kata Rajman.


Dinas PUPR dalam penyelenggaraan inovasi di lingkungan organisasinya, dimana pimpinan memberikan ruang kreasi bagi seluruh karyawannya dalam mengusulkan inovasi yang nantinya, dapat mewujudkan efektivitas dan efesiensi kinerjanya. 


"Oleh karenanya, saat ini sudah ada 16 inovasi bahkan akan bertambah lagi yang dikembangkan oleh karyawan di Dinas PUPR Kota Payakumbuh," ulas Rajman. 


Sementara itu, narasumber dari Sub Kordinator Inovasi dan Teknologi di Bappeda Kota Payakumbuh, Robby Hafanos, S.IP, MCIO yang merupakan agen perubahan inovasi serta penggagas Layanan Klinik Daerah (LAKI IDA) yang tidak lelah berbagi keilmuannya dengan siapapun itu dalam paparannya menyampaikan materi terkait perspektif inovasi di lingkungan perangkat daerah, dimana inovasi merupakan trend kekinian, baik di tingkat pusat sampai daerah. 


Robby yang memiliki tugas selaku fasilitator penyelenggaraan inovasi dan teknologi itu juga menyampaikan siapapun di dalam pemerintah daerah dapat menyampaikan usulan inovasinya sebagai inovator, hal ini sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 38 Tahun 2017 Tentang Inovasi Daerah. 


"Jadi, jangan takut berinovasi karena inovasi yang dikembangkan ASN merupakan usulannya sebagai inovator, bahkan penilaianya sebagai inovator juga tertuang dalam Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang menjadi tambahan nilai sesuai dengan petunjuk teknis di kepegawaian," ulasnya. (Rdo)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update