Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Jumat 3 Juni 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.828 45 101.434 2.349
sumber: corona.sumbarprov.go.id

HUT Limapuluh Kota ke-181, Tumbuhkan Kebersamaan Menuju Masyarakat Sehat, Ekonomi Bangkit

Jumat, 15 April 2022 | 22:05 WIB Last Updated 2022-04-15T15:05:11Z

Gubernur Sumbar, Mahyeldi hadiri sidang paripurna HUT Limapuluh Kota ke-181.

Limapuluh Kota, Rakyatterkini.com - Puncak peringatan hari jadi Kabupaten Limapuluh Kota ke-181, 13 April 2022, ditandai dengan sidang paripurna istimewa DPRD.


Paripurna dipimpin Ketua DPRD Deni Asra, didampingi kedua wakilnya, Wendi Chandra dan Syamsul Mikar.


Hadir bupati dan wakil bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt Bandaro Rajo-Rizky Kurniawan Nakasri serta Gubernur Sumatera Barat, Forkopimda, kepala daerah tetangga, mantan kepala daerah serta sejumlah tokoh masyarakat.


Bupati Safaruddin menyebutkan tema ini sejalan dengan visinya sebagai pemerintah daerah Kabupaten Limapuluh Kota, yakni Mewujudkan Lima Puluh Kota yang Madani, Beradat dan Berbudaya dalam Kerangka Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi kitabullah.



Safaruddin menyebut, memasuki usia ke-181 ini tentunya sudah banyak kemajuan yang diraih kabupaten Lima Puluh Kota. Namun, tidak bisa dipungkiri, hingga kini pemkab masih dihadapkan pada berbagai tantangan dalam upaya peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.


Dikatakan, memasuki usia ke-181 ini tentunya sudah banyak kemajuan yang diraih kabupaten Lima Puluh Kota. Namun, tidak bisa dipungkiri, hingga kini masih dihadapkan pada berbagai tantangan.


Harapan meraih masa depan yang lebih baik tersebut, tentunya butuh kerja keras dan kerjasama semua pihak. Untuk itu, ia meminta seluruh elemen masyarakat maupun stakeholder bergandeng tangan mewujudkan Lima Puluh Kota ke arah yang lebih baik lagi.


Safar menyebutkan selama kepemimpinannya, pihaknya berkomitmen akan terus mengenjot sejumlah program unggulan yang sudah tertuang dalam visi-misi daerah.


Diantaranya infrasturukur, pertanian, peternakan, industri, pendidikan dan pariwisata. Ia berharap perjalanan panjang akan dilalui ini benar-benar mendapat dukungan dari semua pihak.



Harus diakui sebut Safar, masih banyak kekurangan dan kelemahan dalam membangun Limapuluh Kota, dengan demikian saran, dan kritik yang membangun sangat diperlukan demi penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik ke depan


Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi mengajak pada momentum peringatan hari jadi ini, menjadi penyemangat bagi pemerintah Kabupaten Lima Puluh kota dan masyarakatnya untuk bersama-sama mewujudkan visi misi bupati.


Mahyeldi menyebut Limapuluh Kota akan menjadi Pusat pertumbuhan baru di Sumatera Barat. Pasalnya, daerah yang berbatasan langsung dengan propinsi Riau itu memiliki banyak potensi Sumber Daya Alam (SDA).


Dengan demikian, Kabupaten Limapuluh Kota diharapkan bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera Barat, dan sebagai stimulan dalam pertumbuhan ekonomi.


Gubernur juga mengapresiasi program-program yang dijalankan oleh para pemangku amanah Kabupaten Lima Puluh Kota yang sejauh ini telah mampu memberi dampak yang signifikan bagi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. 


Menurutnya, prestasi- prestasi yang ditorehkan, tentu saja hal tersebut tidak terlepas dari dukungan masyarakat dan proses penyelenggaraan pemerintah yang harmonis dan kordinatif anatara pemerinta, DPRD, Forkopimda daninstansi vertikal yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota.



Dikatakan Gubernur, pemerintah daerah Kabupaten Limapuluh Kota harus mampu lagi mewujudkan pembangunan yang lebih baik dan menginventarisir semua tugas-tugas yang masih tersisa dan masih belum dapat dirampungkan yang harus menjadi perhatian kita bersama.


Ia juga mengajak, penyelenggara pemerintahan daerah Kabupaten Limapuluh Kota bertindak secara cepat, tepat, dan inovatif dalam menghadapi semua tantangan yang ada, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat lima puluh kota yang kita cintai, apalagi dalam kondisi pandemi Covid 19.


Jangan jadikan pandemi covid 19 menjadi penghambat pembangunan daerah. namun demikian, jadikanlah kondisi pandemi tersebut menjadi tantangan bagi penyelenggara pemerintahan daerah untuk terus memacu dan menggali potensi-potensi pembangunan di Kabupaten Limapuluh Kota.


Menurutnya, hari ini ekonomi boleh mengalami kontraksi, tapi tekad kita jelas Sumatera Barat akan kembali bangkit. Sudah saatnya, merenda asa, merajut mimpi yang tertunda sesaat karena pandemi covid-19. 


"Kita harus menjawab semua itu dengan inovasi dan karya nyata. kita tidak boleh berhenti berkreasi, berinovasi, dan berprestasi, walaupun di tengah pandemi yang masih melanda," ajak Mahyeldi. 


Sementara, Direktori Dosen Universitas Andalas, Prof Dr Ir Hermansyah yang juga tokoh masyarakat Sumbar menyebut pada momen HUT ke 181 ini Limapuluh Kota semakin hari semakin berkembang setiap tahunnya.


Buktinya, nagari-nagari di Kabupaten Limapuluh Kota saat ini berada pada klaster berkembang dan maju. "Alhamdulillah di Limapuluh Kota, nagari-nagari kita berada pada klaster berkembang dan maju. tidak ada lagi masuk ke nagari yang sangat teringgal," katanya saat memberikan sambutan pada Sidang Paripurna tersebut.


Menurutnya, dari 79 nagari 53 diantaranya merupakan nagari maju, 19 nagari berkembang dan 5 nagari mandiri. Hal ini, dapat menjadi pedoman/starting point untuk memberdayakan nagari yang bekembang ini menjadi maju dan mandiri.


Dijelaskan, posisi Limapuluh Kota dari indek desa membangun di Sumatra Barat sudah sangat mengembirakan, Posisi ke 5 di tahun 2020 dan tahun 2021 dengan idm 0.7246.


"Posisi ini perlu kita tingkatkan dan kita tentu tidak boleh puas dengan posisi tersebut tapi perlu kita syukuri. Kita yakin Bupati Limapuluh Kota dari 5 skala prioritas pembangunannya, adalah memajukan masyarkatnya dan nagari," katanya.


Untuk itu, atas nama masyarakat pihaknya mengucapkan terima kasih atas upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama DPRD Limapuluh Kota.


"Selamat memperingati hari jadi kepada kita semua. Semoga melalui momentum ini, kita dapat mewujudkan kebersamaan menuju, masyarakat sehat, ekonomi bangkit. Dan tetap dalam kerangka adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah," pungkasnya. (adv)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update