Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis 29 September 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Bupati Buka MTQ Ramadhan Dharmasraya, Berantas Buta Aksara Alquran

Rabu, 27 April 2022 | 04:05 WIB Last Updated 2022-04-26T22:46:28Z

Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan.
 

Dharmasraya, Rakyatterkini.com – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1443 H serta memperingati Nuzul Quran, sekaligus menghidupkan kembali perasaan cinta kepada nilai-nilai dan hikmah yang terkandung dalam Alquran, maka orang wahid di Kabupaten Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengajak kepada seluruh umat muslim, agar dapat membangun kecintaan kepada Alquran. 


Imbauan ini disampaikan bupati saat pembukaan MTQ Ramadhan 1443 H di Masjid Agung Babussalam Nagari IV Koto Pulau Punjung, (25/4/22). Bupati juga berpesan sudah seharusnya Alquran dijadikan sebagai bacaan utama diantara sekian banyak koleksi buku bacaan lainnya.


Tidak hanya itu, rekaman suara ayat-ayat Alquran yang selalu terdengar oleh telinga, akan menjadi lebih utama diantara puluhan-puluhan, bahkan ratusan koleksi rekaman yang dimiliki.


“Jadi, dengan membaca Alquraan diharapkan negeri kita dicurahkan berbagai nikmat oleh Allah SWT. Dan diharapkan agar tiada hari tanpa bacaan Alquran,” pinta bupati.


Dengan dilaksanakan MTQ Ramadhan oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, dalam rangka memeriahkan Syiar Islam pada bulan suci Ramadhan, dan memperingati Nuzul Quran, juga melahirkan kafilah masing-masing kecamatan dan cabang yang dilombakan. Adalah pada cabang tilawah remaja putra dan putri.


“Pada hakekatnya pelaksanaan MTQ Ramadhan tingkat kabupaten pada tahun 2022 ini adalah dalam upaya peningkatan iman dan taqwa membina ukhuwah Islamiyah dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan syiar Islam di Kabupaten Dharmasraya," tutur bupati.


Selain itu, momentum ini hendaknya bisa dijadikan sebagai salah satu tonggak dalam rangka membina qori dan qori’ah yang berpotensi. Di samping itu, pelaksanaan MTQ ini juga menjadi sarana pembelajaran dan evaluasi bagi kemajuan masyarakat, teruatama sekali dalam menghayati dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan yang dimulai dari pemahaman dalam membaca dan menulis Alquran secara baik dan benar. 


“Saya minta kepada camat, KUA agar menggerakkan dan mendorong setiap masjid atau mushalla melaksanakan MTQ di tingkat nagari. Dengan tujuan untuk memberantas buta aksara Alquran di kabupaten yang kita cintai ini,” pungkasnya. (Rona)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update