Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis 29 September 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Warisan Leluhur, Adat Jamu Laut Dipercaya Meningkatkan Hasil Tangkapan Nelayan

Rabu, 16 Maret 2022 | 20:02 WIB Last Updated 2022-03-16T13:02:16Z

Wakil Bupati Sergai, H Adlin Tambunan hadiri Adat Jamu Laut di Pantai Cermin.


Sergai, Rakyatterkini.com - Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H Adlin Umar Yusri Tambunan, menghadiri acara Adat Jamu Laut di muara Sungai Beting, Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin, Rabu (16/3/2022).


Wabup menyampaikan adat istiadat dan kebudayaan harus selalu dilestarikan, dan dibudayakan sebagai warisan leluhur yang mencerminkan kearifan lokal. 


Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat merupakan wilayah yang memiliki garis pantai cukup panjang, dan sebagian besar masyarakatnya nelayan. Oleh karenanya, masyarakat pesisir pantai sangat akrab dengan pantai/laut.


Terkait dengan budaya yang hingga kini terus dilestarikan, yaitu budaya jamu laut merupakan tradisi Melayu yang berada di daerah pesisir sebagai warisan leluhur yang perlu dilestarikan. 


Pelestarian tradisi budaya harus dikuatkan, karena merupakan sebuah sejarah yang tidak bisa dilepaskan dari bangsa ini, kata Wabup. 


"Budaya ini sebagai bentuk kekuatan terhadap para nelayan yang menggantungkan hidupnya pada sumber daya laut dan akan mendapat berkah dalam mencari nafkah," jelasnya.


Tak hanya itu, budaya jamu laut ini juga sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, karena melalui adat jamu laut ini, masyarakat juga berharap agar rezeki yang didapat berlimpah dan ekonomi warga meningkat, ungkap Wabup.


Tokoh Adat Desa Kuala Lama, H. Wan Adham Nuh menjelaskan Adat Jamu Laut ini sebagai bentuk tolak bala yang dilakukan secara rutin selama 5 tahun sekali.


"Selain sebagai bentuk adat istiadat, ujarnya lagi, setelah adat digelar diharapkan para nelayan tidak melaut selama 3 hari agar hasil tangkapan melimpah," ungkapnya.


"Akhir-akhir ini hasil tangkapan ikan cenderung menurun dan ikan yang ditangkap tidak memiliki nilai jual. Oleh karena itu, usai gelaran adat ini dilaksanakan, hasil laut akan melimpah," harapnya. (hrp)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update