Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis 29 September 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Polisi Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Bank Plecit di Wonogiri, Tersangka Akui Aniaya Korban

Rabu, 30 Maret 2022 | 23:32 WIB Last Updated 2022-03-30T16:32:34Z

Kasat Reskrim Polres Wonogiri AKP Supardi.


Wonogiri, Rakyatterkini.com - Rekonstruksi kasus dugaan penganiayaan oleh bank plecit di Wonogiri menghadirkan dua tersangka, korban, delapan orang saksi dan penasehat hukum yang digelar di Aula Mapolres Wonogiri, Rabu 30 Maret 2022.


Rekonstruksi digelar secara tertutup dengan sedikitnya 11 adegan yang dilakukan pada pelaksanaan rekonstruksi. Dalam rekonstruksi tersebut, ternyata para tersangka mengakui telah menganiaya para korban. 


“Jadi, dari hasil rekonstruksi tadi bahwa pelaku mengakui bahwa mereka benar melakukan penganiayaan. Dari keterangan para saksi juga menguatkan,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Supardi usai rekonstruksi.


Berdasarkan rekonstruksi yang dilakukan, kata Supardi, saat awal datang pelaku R langsung melempar satu bendel kertas dan mengenai dahi kiri salah satu korban.


Pelaku R lantas mendekat dan melempar bungkusan sate kepada korban lainnya dan mengenai dahi sebelah kiri korban.


Pelaku kemudian menyiram korban dengan air mineral dan menginjak kakinya, pelaku N juga melakukan penyiraman dan menjambak dari samping kiri, sedangkan pelaku S memukulkan handphone ke wajah korban.


“Tersangka yakni S tidak hadir dalam rekonstruksi, karena masih menunggu pengacaranya. Tapi rekonstruksi tetap bisa berjalan dengan menggunakan pemeran pengganti, sudah dikoordinasikan dengan jaksa,” beber AKP Supardi.


Terpisah pengacara pelaku, Bayu Hutabarat, menganggap ada yang kurang lengkap dalam rekonstruksi itu dengan tidak hadirnya satu pelaku, namun hal itu tidak menjadi masalah.


“Saat ini kami melakukan persiapan untuk menjalani persidangan nantinya. Apa yang kami punya akan kami kemukakan di persidangan. Jika ada hal yang kurang pas akan kami ungkapkan juga dalam persidangan nanti,” kata Bayu.


Sebelumnya diberitakan sejumlah warga diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum bank plecit. Kejadian itu terjadi di sebuah rumah di Kecamatan Sidoharjo.


Korban di antaranya adalah Rita warga Desa Kerjo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Nanik Haryani warga Kelurahan Sidokarto, Kecamatan Girimarto dan Kartini yang masih satu kelurahan dengan Nanik. (Sar






IKLAN



×
Berita Terbaru Update