Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pj Sekda Trenggalek Ajak Penggiat Desa Wisata Terus Berinovasi

Selasa, 01 Maret 2022 | 15:39 WIB Last Updated 2022-03-01T12:34:37Z

Penjabat Sekdakab Trenggalek, Andriyanto buka FGD.


Trenggalek, Rakyatterkini.com - Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Trenggalek, Andriyanto, membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) persiapan pengembangan desa wisata Kabupaten Trenggalek tahun 2022, Selasa 1 Maret 2022.


Pj Sekda Trenggalek ini mengajak 35 pengelola desa wisata lebih banyak berinovasi. Pengembangan desa wisata diharapkan tidak hanya mengandalkan estetika saja, melainkan juga memberikan sentuhan teknologi informasi.


"Kita sekarang hidup di zaman tekhnologi informasi.Tidak hanya revolusi industri digital 4.0 lagi melainkan sudah masuk revolusi industri digital 5.0. Pengelola desa wisata harus mau bermimpi tinggi (Start Up). Setelah Start Up harus terus berinovasi," pesannya.


Kata kuncinya adalah inovasi, sambung penjabat sekda itu. Tidak harus gagasan baru, yang lama diperbaiki juga inovasi dan yang terpenting lainnya jangan bersaing dengan yang sudah ada.


Menurutnya, bila mengembangkan hal yang sama tentunya yang baru tidak akan bisa bersaing dengan yang sudah dikembangkan oleh daerah yang lebih dulu mengembangkan. Karena masyarakat lebih dulu mengenal mereka.


Menurutnya, agar menarik harus ada inovasi tambahan, agar apa yang dikembangkan ada nilai lebihnya.


"Kami  hari ini menghadiri sosialisasi dan FGD untuk 35 desa wisata baru di tahun 2022 ini. Kita melakukan rapat koordinasi persiapannya. Kita mencoba mendorong bagi kepala desa dan penggiat wisata yang hadir, untuk bisa lebih banyak berinovasi. Lebih banyak melakukan gagasan-gagasan yang bisa diimplementasikan," sambungnya.


Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Sunyoto, menambahkan, ini langkah awal sebelum memulai proses mendampingi desa wisata tahun 2022. Hari ini yang paling penting adalah menyamakan presepsi, tentang konsep desa wisata itu apa. 


"Setelah itu, seperti motivasi dari bapak penjabat sekda tadi, ada pemikiran yang memang harus mengubah itu," imbuhnya.


Tidak dari Down Up (menggantungkan cita-cita dari bawah) melainkan Start Up (melainkan meletakkan cita-cita dari mimpi yang tinggi) untuk desa wisata yang ingin kita kembangkan. Dengan begitu akan ada upaya keras untuk meraih itu dengan konsep yang namanya desa wisata.


Desa wisata dan wisata desa sudah berbeda, sehingga dengan desa wisata ini diharapkan bisa menggerakkan seluruh stake holder masyarakat yang ada di desa wisata itu.


"Kekompakan ini yang akan menjadikan sebuah desa menjadi desa wisata," jelasnya. (Sar) 



IKLAN



×
Berita Terbaru Update