Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pemkab Trenggalek Manjakan KPM Bansos Pangan Memilih Tempat Belanja

Rabu, 02 Maret 2022 | 16:42 WIB Last Updated 2022-03-02T10:29:21Z

Penyaluran Bantuan Sosial Pangan (BSP) di Trenggalek.


Trenggalek, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kabupaten Trenggalek merespon cepat keluhan masyarakat soal penyaluran Bantuan Sosial Pangan (BSP) di daerah itu.


Pada sesi lanjutan bantuan ini, Pemkab Trenggalek memberikan keleluasaan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM), memilih tempat membelanjakan bantuan asalkan sesuai dengan peruntukannya. Hal ini didukung pula oleh Juknis yang dikeluarkan Kementrian Sosial RI.


Plt. Kepala Dinas Sosial, PPPA, Drs. Habib Solehudin menegaskan, perlu dijelaskan lagi, kemarin di media sosial ramai dikeluhkan karena ini tahap pertama penyaluran bansos pangan di tahun 2022. 


"Kita diminta mencairkan bansos pangan ini lewat PT. Pos Indonesia ini belum ada petunjuk tekhnis secara lengkap," ungkap mantan Camat Durenan tersebut.


Karena itu, sambungnya, saat mencairkan mesti menggunakan mekanisme yang lama sesuai kesepakatan. Kemudian, setengah diperjalanan petunjuk teknis dari Kemensos turun. 


"Setelah turun kita langsung sampaikan kepada desa melalui camat untuk membagikan petunjuk tekhnis ini, agar dipedomani dan dilaksanakan dalam rangka penyaluran bantuan itu," jelasnya, Rabu 2 Februari 2022.


Karena masih ramai, akhirnya dievaluasi untuk tahap pertama dan hasilnya disesuaikan dengan petunjuk teknis yang ada. Semua camat dan pendamping setuju, menyesuaikan juknis ini.


Begitu KPM menerima bantuan  secara tunai dari PT Pos Indonesia, uang yang diterima bisa dibelanjakan dimana saja. e-warung boleh, agen dan toko juga boleh. Yang penting, ada nota pembelian sebagai bukti bahwa bantuan ini sudah dirupakan sembako ataupun bahan pangan yang telah ditentukan dari Kemensos.


Tidak seperti dulu lagi, bantuan ini dipaket harus beli ini dan itu lagi. Sembako yang dibelanjakan sesuai kebutuhan dan masyarakat bisa memesan sesuai kebutuhan yang telah ditentukan.


Mau belanja apapun sesuai petunjuk teknis bebas. Masyarakat menerima bantuan 3 bulan Januari hingga Maret 2022 senilai Rp600 ribu atau Rp200 ribu sebulan.


Kadinsos ini mengimbau kepada camat dan kepala desa untuk membantu mensosialisasikan bansos pangan tersebut. Sehingga, KPM  membelanjakan bantuan sesuai peruntukannya. Tidak ada lagi digunakan untuk membeli ember, rokok atau tembakau lagi. "Ini sesuai dengan petunjuk tekhnis kemensos," tandasnya. (Sar) 



IKLAN



×
Berita Terbaru Update