Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis 29 September 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Jelang Ramadhan, Kapolda Jateng Sidak Pabrik Hingga Pasar Tradisional

Selasa, 29 Maret 2022 | 16:04 WIB Last Updated 2022-03-29T09:04:27Z

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi sidak kesejumlah pasar tradisional.


Semarang, Rakyatterkini.com - Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, Kapolda Jateng melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memeriksa ketersediaan minyak goreng ke pabrik, distributor dan pengecer di pasar tradisional yang ada di kota Semarang.


Didampingi para pejabat utama, Forkompinda Kota Semarang dan Tim Satgas Pangan, Kapolda melakukan sidak di PT Berkah Emas Sumber Terang (BEST), Indogrosir dan Pasar Bulu Semarang Selatan, Selasa 29 Maret 2022.


Di PT BEST, Kapolda dan Forkompinda mengadakan dengar pendapat dengan jajaran direksi pabrik minyak goreng itu. Tak hanya itu, Kapolda melakukan pengecekan ke kompleks pabrik dan pengepakan minyak goreng milik PT BEST.


Sementara di Indogrosir dan Pasar Bulu, Kapolda melakukan pengecekan stok barang dan meninjau langsung ketersediaan minyak goreng di lapak penjualan.


Terkait sidak yang dilakukan Kapolda Ahmad Luthfi menyatakan, kegiatan itu dilaksanakan untuk melihat langsung kesiapan pasar jelang Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2022.


Berdasarkan pengecekan langsung dan hasil laporan Tim Satgas Pangan, Kapolda menegaskan, sejauh ini tidak ditemukan penyimpangan terkait minyak goreng. 


Meski demikian, Polda Jateng dan stakeholder terkait tetap waspada dan aktif mengawasi potensi penyimpangan yang dapat terjadi di lapangan.


Kapolda mengimbau masyarakat untuk menggunakan minyak goreng secara wajar dan menghindari panic buying.


"Masyarakat tidak perlu panik. Ketersediaan minyak goreng untuk tiga bulan ke depan cukup," imbau Kapolda.


Sementara itu Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan minyak goreng secara cerdas. Dirinya juga memberikan apresiasi atas kinerja Polri dalam mengawasi distribusi dan ketersediaan minyak goreng di lapangan.


Terkait ketersediaan yang cukup hingga tiga bulan ke depan, Walikota Semarang meminta warganya membeli minyak goreng secara wajar dan menghindari penimbunan agar supply and demand di pasar bisa seimbang.


Pria yang akrab dipanggil Hendi ini juga meminta masyarakat untuk kreatif mengolah makanan dengan mengurangi penggunaan minyak goreng. 


"Bila ada penyimpangan agar segera lapor satgas pangan. Percayakan pada Polri dan stakeholder terkait pengawasan distribusi dan ketersediaan minyak goreng," ungkapnya.(*) 



IKLAN



×
Berita Terbaru Update