Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis 29 September 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Bupati Trenggalek Buka Musrenbang RKPD Tahun 2023

Selasa, 29 Maret 2022 | 19:23 WIB Last Updated 2022-03-29T12:23:01Z

Bupati Moch. Nur Arifin membuka Musrenbang RKPD Tahun 2023 di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Selasa (29/3/2022).


Trenggalek, Rakyatterkini.com - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin membuka musyawarah perencanaan dan pengembangan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2023 di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek, Selasa 29 Maret 2022.


Bupati menegaskan tema pembangunan di Trenggalek tahùn 2023 adalah "Transformasi ekonomi dan pengentasan kemiskinan ekstrem, melalui SDM inofatif, kolaboratif serta infrastruktur berwawasan lingkungan". 


"Key word‐nya pembangunan ini, dimana seluruh kegiatan pembangunan harus berorientasi menambah penghasilan masyarakat dan mengurangi beban masyarakat," ucap pemimpin muda ini. 


Pembangunan kota misalnya, kata bupati, tidak mungkin membangun seperti Surabaya. Karena potensi yang ada, makanya konsep yang diambil merupakan bangunan bata. 


"Namun, jangan sampai kita menggunakan konsep bangunan bata, kemudian bata expose-nya mendatangkan dari daerah lain," pesan Bupati Arifin.


"Kita punya produknya, maka kita menggunakan potensi yang ada, sehingga ada perputaran ekonomi di Trenggalek. Kalau masih menggunakan dari luar,  tentu akan menjadi percuma upaya yang kita lakukan," tegasnya.


Suami Novita Hardini itu menegaskan, "Ini agenda rutin tahunan membahas RKPD tahun 2023, meneruskan tadi RKP Nasional tetap pada transformasi ekonomi. Terus juga pembangunan rendah karbon, yang kita pijaki sebagai program-program prioritas Kabupaten Trenggalek," ucapnya.


Jadi tahun 2023, kita fokusnya transformasi ekonomi untuk mengentaskan kemiskinan ekstreem. Kalau ditanya program konkretnya apa, seperti keperantaraan pasar. 


Dalam program ini, petani Jahe di Pule, diketemukan dengan PT Bintang Tojoe. "Kemudian nanti ada budidaya Ikan Patin, Domba kemudian Kambing PE yang nanti kita pertemukan dengan pasarnya. Konsepnya dari masyarakat langsung kita pertemukan dengan pasarnya," sambungnya.


Harapannya tidak seperti program sebelumnya, dikasih-dikasih namun tidak tahu dijualnya kemana, terus difungsikannya seperti apa. Termasuk tadi di sisi ekonomi hijaunya tadi saya menargetkan, tahun depan kita punya 15 geo heritage, sehingga 15 geo heritage ini bisa kita klaim memjadi geo park.


Kalau Trenggalek punya geo park, tentunya ini menjadi satu branding. Dalam tanda kutip menjual lingkungan kita untuk bisa menghasilkan ekonomi, tanpa harus dirusak ekologinya.


Menanggapi jalan rusak, Bupati Arifin menjawab kita di musrenbang kecamatan sudah memilah dari semua usulan. Kita berkomitmen 2 prioritas teratas akan diakomodir. Jadi kalau infrastruktur, berarti 2 prioritas diatas kita akomodir. Cuma yang kita sedihkan kadang-kadang sudah kita beri prioritas 2.


Namun di kecamatan, seperti tadi prioritas yang diusulkan Kecamatan Suruh  malah bukan jalan. Padahal jalan mulai dari Mlinjon hingga perempatan Karangan itu ada yang rusak parah dan yang diusulkan bukan itu. Malah justru 2 program TPJ. 


Makanya program prioritas di kecamatan juga menjadi penentu kemampuan viskal yang ada. Jadi infrastruktur ada 2 prioritas kecamatan, kemudian sosbud ada 2 prioritas, tergantung usulannya masyarakat di kecamatan itu apa yang dibutuhkan.


Kita masih banyak menemukan soal mengeluhkan jalan, tetapi yang diusulkan prioritasnya malah TPJ. Namun ini masih dari satu aspek saja. Masih ada usulan prioritas dari Musrena Keren, kemudian pokok-pokok pikiran DPRD, kemudian aspirasi dalam rese yang diatur dalam undang-undang mekanismenya. 


Terus juga masih ada juga top down, karena masih ada beberapa program prioritas seperti Program Strategis Nasional (PSN) yang difokuskan dari pusat untuk infrastruktur di daerah," tutup bupati. (Sar) 



IKLAN



×
Berita Terbaru Update