Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Wabup Trenggalek Monitoring Penyaluran BPNT, Alhamdulillah Lancar

Kamis, 24 Februari 2022 | 20:44 WIB Last Updated 2022-02-24T14:36:55Z

Wabup Trenggalek monitoring penyaluran BPNT.


Trenggalek, Rakyatterkini.com - Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhamad Natanegara, didampingi jajaran Forkopimda meninjau penyaluran bantuan sosial pangan di sejumlah tempat, Kamis 24 Februari 2022.


Ada 3 tempat yaitu Desa Kerjo Kecamatan Karangan, Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh serta Desa Pule dan Krembangan Kecamatan Pule yang dipusatkan di Kantor Kecamatan Pule.


Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, bantuan sosial yang biasa disebut bantuan pangan non tunai (BPNT) tahun ini, disalurkan oleh PT. Pos Indonesia kepada keluarga penerima manfaat (KPM).


Penyaluran sendiri dilakukan secara tunai, kemudian KPM membelanjakan bantuan itu untuk kebutuhan pokok. Barang yang dibeli sendiri harus memenuhi sumber karbohidrat, protein hewani dan nabati, serta sumber vitamin dan mineral.


"Tahap awal ini ada sekitar 35 ribu KPM yang menerima BPNT di Trenggalek," tutur Wabup pilihan rakyat itu.


Kabarnya sudah ada update data penambahan jumlah KPM yang diterima Kantor Pos. Penyaluran sendiri dilakukan sejak 20 Februari kemarin hingga 14 hari ke depan. Setiap KPM  mendapatkan bantuan 3 bulan, sekaligus Januari, Februari dan Maret dengan besaran Rp600 ribu setiap KPM atau senilai Rp200 ribu setiap bulannya.


"Hari ini kita memonitoring penyaluran BPNT yang dibagikan secara tunai dan Alhamdulillah berjalan baik," ungkapnya. 


Karena awal-awal, sambung Wabup Syah, memang ada yang perlu dibenahi untuk hari-hari berikutnya. Kemudian,  ditekankan kepada KPM, meskipun diberikan secara tunai peruntukannya tetap untuk perbaikan gizi masyarakat di masa pandemi.


Sudah dijelaskan oleh panitia harus untuk membeli sembako dan sebagainya, tidak boleh untuk hal-hal yang lain. "Semoga ini dipahami dan menjadi sesuatu yang baik bagi kita semua," harap Wabup Syah. (Sar) 



IKLAN



×
Berita Terbaru Update