Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Jumat 1 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.852 25 101.477 2.350
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Ratapan Pengupas Kerang, Rumah tak Layak, Bantuan Tidak Ada Pula

Jumat, 04 Februari 2022 | 19:22 WIB Last Updated 2022-02-04T12:23:07Z

Ratapan Pengupas Kerang, Rumah tak Layak, Bantuan Pemerintah Tidak Ada Pula
Parti bersama neneknya Sutiyem (70).


Sergai, Rakyatterkini.com - Malang benar nasib Parti (23) bersama adik-adiknya. Ibunya sudah meninggal. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya ia terpaksa bekerja sebagai pengupas kerang rebus, untuk sesuap nasi.


Tidak itu saja, anak pasangan Ponijan (55) dan Dahlia (almarhum), warga Gang Dahrul depan PAM Dusun 1 Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai terpaksa menginap di rumah uwaknya Sutiyem, (70).


Sebab, rumah milik orangtuanya tidak layak ditempati, sehingga ia bersama adik-adiknya Muhammad Zulkarnain, (20), dan Melati Sukma (17), menginap di rumah uwaknya.


"Iya kami menginap di rumah uwak, rumah kami tidak layak ditempati," ujar Parti.


Sejak ditinggal meninggal ibunya pada 2007 lalu, mereka tidak lagi bersekolah. Begitu juga dengan kakaknya Marni memilih bekerja jadi pengasuh bayi di salah satu rumah warga, di Perumahan Gardena Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah.


Sementara ayah Ponijan bekerja kesehariannya sebagai penarik becak.


Menurut tetangga Parti yang tidak mau dipublikasi namanya, Jumat (4/2/2022) mengatakan, memang kehidupan Pak Ponijan sangat memprihatinkan yang dimana kesehariannya bekerja sebagai Abang Becak, dan penghasilannya hanya pas-pasan buat makan sehari.


Parti sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah dan dinas terkait, agar sudi merehab dan kalau bisa dapat bantuan bedah rumahnya. Sehingga ia bersama adik-adik bisa tinggal berkumpul bersama ayahnya lagi.


Disinggung, apakah orang tuanya pernah dapat menerima bantuan dari pemerintah, pernah dapat bantuan sembako, namun sudah setahun ini tidak lagi menerima bantuan tersebut. "Untuk menyambung hidup kami diberi makan oleh Uwak," katanya.


Parti berusaha mencari uang bersama adiknya dengan bekerja mengupas kerang rebus milik orang, dan hasilnya buat makan, "ujar Parti. (hrp)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update