Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pemkab Trenggalek Terima Penghargaan dari USAID

Rabu, 09 Februari 2022 | 20:42 WIB Last Updated 2022-02-09T13:42:58Z

Penghargaan dari USAID diterima Wabup Trenggalek, Syah Muhamad Natanegara di Surabaya, Rabu (9/2/2022)


Trenggalek, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kabupaten Trenggalek meraih penghargaan dari United States Agency for International Development (USAID)​​​​​​. 


Penghargaan itu diserahkan oleh Jeffery P. Cohen, Mission Director USAID Indonesia kepada Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhamad Natanegara di Grand Ballroom, Mercure Hotel Grand Mirama,Surabaya, Rabu 9 Februari 2022.


Penghargaan dari USAID karena Pemkab Trenggalek dianggap sangat mendukung perkembangan kewirausahaan dalam program Jadi Pengusaha Mandiri (JAPRI). 


Program JAPRI sendiri selaras dengan cita-cita Pemerintah Kabupaten Trenggalek, yang ingin menciptakan 5000 pengusaha perempuan (female preneur) baru di daerahnya.


"Ini adalah suatu keberkahan bagi Kabupaten Trenggalek," ungkap Wabup Syah usai menerima penghargaan ini.


Wabup Syah mengatakan karena cita-cita kita ingin mencitakan 5 ribu pengusaha perempuan baru dan JAPRI sangat membantu kami. Ada sebanyak 2.468 wirausahawan baru yang terintervensi program JAPRI.


Dari program ini tercatat sebanyak 64 persen atau 1.571 perempuan muda mengalami peningkatan kapasitas pasca pelatihan. 389 diantaranya memiliki legalitas usaha dan 1.267 perempuan muda membuka usaha baru dan mengalami peningkatan pendapatan. 


Ini yang menjadi tujuan Pemkab Trenggalek, karena berdasarkan survey biĺa perempuan berpenghasilan maka sebagian besar penghasilannya akan dikembalikan untuk perbaikan gizi dan pendidikan keluarga.


Tidak hanya perempuan melalui JAPRI, WEE (Jadi Pengusaha Mandiri-Women’s Economic Empowerment), kelompok rentan (Disabilitas) juga disasar melalui program JAPRI PWD (Jadi Pengusaha Mandiri-People With Disabilities). 


Pimpinan proyek USAID JAPRI, Anna Juliastuti menyampaikan, USAID JAPRI bertujuan meningkatkan kesempatan kerja melalui kewirausahaan bagi individu miskin dan rentan serta penyandang disabilitas.


"JAPRI fokus pada promosi wirausaha melalui penguatan kemampuan kewirausahaan, dengan memastikan perempuan muda miskin dan rentan mendapatkan akses dan menerima pelatihan keterampilan dasar dan kewirausahaan," terang dia. 


Program JAPRI sendiri fokus pada pelatihan untuk pelatih, pelatihan untuk pendamping, pelatihan kewirausahaan, One Day Business Training dan pendampingan dan mentoring usaha. (Sar) 



IKLAN



×
Berita Terbaru Update