Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 1 Mei 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.787 105 101.335 2.347
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Menteri PPPA Puji Program Sepeda Keren Pemkab Trenggalek

Rabu, 16 Februari 2022 | 20:15 WIB Last Updated 2022-02-16T13:31:37Z

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mendampingi Menteri PPPA, Bintang Puspayoga dalam forum di Desa Jombok, Pule, Rabu (16/2/2022).

Trenggalek, Rakyatterkini.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga memuji program Sekolah Perempuan, Anak, Disabilitas dan Kelompok Rentan (Sepeda Keren) saat berkunjung ke Kabupaten Trenggalek, Rabu 16 Februari 2022.


Di Kabupaten Trenggalek, Bintang menyaksikan langsung forum sekolah nonformal itu di Desa Jombok, Kecamatan Pule.


Di forum tersebut, ia melihat bagaimana para perempuan dan anak-anak menyampaikan suara dan aspirasinya sebagai rencana usulan program pembangunan desa.


Menurut Bintang, Sepeda Keren yang digagas Pemkab Trenggalek adalah program yang bisa menjadi sumber inspirasi bagi banyak pemerintah daerah lain.


Yang membuat program Sepeda Keren bisa berjalan dengan baik, kata dia, adalah basis data yang dimiliki Pemkab Trenggalek.


Dalam forum itu, Bintang berpesan agar Pemkab Trenggalek turut menyisipkan peran kemajuan teknologi untuk mendorong daya ungkit daerah.


Ia juga meminta adanya penguatan forum anak untuk mencegah kasus pernikahan dini dan permasalahan anak-anak lainnya.


Sementara itu, Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin akan perluas jangkauan Sepeda Keren. Tidak hanya di lingkup kecamatan atau desa, Sepeda Keren akan diperluas lagi hingga lingkup institusi maupun perkantoran.


Menurut pria yang akrab disapa Gus Ipin itu, dengan diperluas maka bisa terukur seberapa responsif anggaran di OPD itu terhadap responsif gender.


Padahal bila perempuan itu berdaya, sesuai hasil survey beberapa lembaga akan kembali untuk kesejahteraan dan peningkatan kualitas keluarga.


"Plaform sepeda keren ini akan kita perluas. Kalau dulu skalanya mungkin di tingkat kecamatan, di tingkat desa dan besok bisa lebih, ke tingkat institusi, terus tingkat perkantoran," sambungnya. 


Tingkat OPD pun, menurut bupati, perlu ada Sepeda Keren, untuk bisa memastikan bahwa anggaran setiap OPD ini reponsif gender. Seperti di lembaga pendidikan seperti pesantren.  


Ketua Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Kabupaten Trenggalek yang juga inisiator Sepeda Keren, Novita Hardini mengaku bangga program yang digagas sejak sekitar 2018 itu dianggap sebagai program yang baik dan layak kembangkan di daerah-daerah lain.


"Patut disyukuri Sepeda Keren mendapat apresiasi dari Ibu Menteri, dan ini dinilai bisa menjadi inspirasi kabupaten/ kota yang lain di Indonesia," kata Novita. (Sar) 



IKLAN



×
Berita Terbaru Update