Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Lapor ke Polisi, Soal Warga jadi Korban Penganiayaan Oknum Bank Plecit

Jumat, 11 Februari 2022 | 20:57 WIB Last Updated 2022-02-11T14:03:06Z

Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto dalam acara santunan Anak Yatim
 

Wonogiri, Rakyatterkini.com -  Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto berpesan, agar masyarakat yang merasa menjadi korban penganiayaan atau pengancaman yang dilakukan oknum bank plecit alias rentenir, untuk segera melaporkan ke kantor polisi terdekat. 


Hal itu disampaikan Kapolres Wonogiri AKBP. Dydit Dwi Susanto kepada awak media usai kegiatan santunan kepada anak yatim dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di Hall Mapolres Wonogiri, Jumat (11/2/2022).


"Jika ada warga yang menjadi korban penganiayaan, ancaman, dan tindakan tidak menyenangkan lainnya dari oknum bank plecit, maka segera melapor ke kantor Polisi terdekat," tegas Kapolres. 


Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen melakukan tindakan sesuai aturan yang berlaku. Semuanya akan diproses, karena siapa pun itu di Indonesia dimata hukum semuanya sama. 


AKBP Dydit menyampaikan, saat ini proses pemeriksaan dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh oknum bank plecit, masih berjalan. Yang jelas polisi berjanji akan mengusut tuntas kasus tersebut.


“Kami saat ini sedang berproses melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi yang mengetahui secara langsung dugaan tindak pidana tersebut,” ungkap kapolres.


Menurut dia, setidaknya sudah ada beberapa saksi yang diperiksa atau dimintai keterangan terkait kasus tersebut. Diantaranya merupakan pihak yang mengaku korban penganiayaan oknum bank plecit. Pihaknya secara running melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait keterangan para saksi.


“Selain itu ada juga sejumlah orang yang mengaku resah dan diancam oleh oknum bank plecit, juga sudah kami mintai keterangan,” ujar dia.


AKBP Didit menjelaskan, tim tengah bekerja untuk memperkuat data dan keterangan saksi-saksi dalam kasus dugaan tindak pidana itu. Pihaknya menyebut bahwa saat ini salah satu korban yang sempat menjalani perawatan di rumah sakit sudah pulang.


“Tujuan kami adalah agar kasus ini secepatnya bisa terang benderang,” kata Kapolres. (Sar) 



IKLAN



×
Berita Terbaru Update