Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

TNI-Polri Bantu Percepat Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Wonogiri

Rabu, 05 Januari 2022 | 06:59 WIB Last Updated 2022-01-04T23:59:48Z

Vaksinasi di SDN 1 Gunungan, Kecamatan Manyaran, Wonogiri menggandeng TNI-Polri, Selasa 4 Januari 2022.  (Rakyatterkini.com)

Wonogiri, Rakyatterkini.com - TNI-Polri turut mendukung program vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun yang dilaksanakan oleh pemerintah. 


Dengan melibatkan unsur TNI-Polri. Separo sasaran vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Wonogiri ditarget rampung pada pekan pertama Januari.


Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, vaksinasi kepada 83 ribu anak usia 6-11 tahun terus dipercepat. Meski begitu, tidak semua anak bisa langsung mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Sebab, sebagian di antaranya masih atau baru saja mengikuti program bulan imunisasi anak sekolah (BIAS).


“Target kami, dari 83 ribu sasaran di luar BIAS. Separo dari 83 ribu insya Allah bisa selesai suntikan dosis pertama di pekan pertama Januari, ”terangnya belum lama ini.


Menurut bupati, vaksinasi bagi separo sasaran anak usia 6-11 tahun atau sekitar 49 ribu anak bisa segera rampung. Sebab, fasilitas kesehatan (faskes) sudah siap melakukan jemput bola di sekolah-sekolah. Stok vaksin juga telah tersedia. 


Pantauan Rakyatterkini.com di SD Negeri 1 Gunungan, Kecamatan Manyaran, Selasa 4 Januari 2022, vaksinasi di sekolah setempat melibatkan seluruh unsur Satgas Penanganan Covid-19 kecamatan setempat, termasuk unsur kepolisian.


Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kasubsi Penmas Polres Wonogiri Aiptu Iwan Sumarsono menuturkan, tercatat sebanyak 186 siswa usia 6-12 tahun melaksanakan vaksinasi Sinovac.


Tahapan yang dilakukan mulai dari pendaftaran, tensi, screening, suntik vaksin, dan observasi. “Dalam pelaksanaan vaksinasi mengedepankan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” jelas Iwan. (Sar) 



IKLAN



×
Berita Terbaru Update