Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis, 13 Januari 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
89.881 13 87.714 2.154
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Sampah Menumpuk, Warga Mencium Aroma Busuk

Rabu, 12 Januari 2022 | 20:23 WIB Last Updated 2022-01-12T13:23:02Z

Warga tunjukkan sampah yang berserakan.


Sergai, Rakyatterkini.com - Sampah menumpuk persis di simpang empat kota Bedagai, Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Jalan Merdeka Dusun VIII Desa Pekan.


Sampah yang menumpuk tersebut membawa aroma bau busuk, membuat warga yang melintas merasa resah. Hal yang sama juga dirasakan masyarakat yang sedang nongkrong minum-minum di warung kedai kopi berdekatan dengan tumpukan sampah dan sering tutup hidung tak tahan mencium aromanya.


Kepala Desa Pekan Tanjung Beringin, Indra Syahputra saat dikonfirmasi, Rabu (12/1/2022) mengatakan, Pemdes Desa Pekan sudah pernah melakukan Musyawarah bersama Dinas Lingkungan Hidup prihal penanganan sampah yang sering jadi perbincangan di Tanjung Beringin beberapa bulan yang lalu.


Dari hasil musyawarah tersebut sudah sepakat dalam penanganan sampah itu dengan dua alternatif, pertama sampah pedagang pasar tradisional tetap diposisikan di dalam pasar, menertibkan para pedagang dan menyediakan tempat-tempat sampah di dagangannya agar tidak di letak diluar.


"Kami dari pihak desa akan berkoordinasi beberapa hari ini akan menyurati pihak  Kecamatan Tanjung Beringin, serta Dinas Lingkungan Hidup Sergai, bagaimana kejadian ini bisa terulang lagi," ujar Indra lagi. 


Dia juga bermohon kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sergai agar memperhatikan ataupun menjalankan hasil dari musyawarah yang kemarin terkait persoalan yang sama. 


Sebelumnya, Zulham Hasibuan masyarakat Tanjung Beringin menyatakan, bicara tentang sampah yang sering menumpuk persis di simpang empat kota Bedagai itu adalah suatu fenomenal di Tanjung Beringin Kabupaten Sergai.


Pasalnya, Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Sergai diduga membiarkan tumpukan sampah di dekat pemukiman warga. Sudah satu minggu belakangan ini, sampah dibiarkan menumpuk tanpa diangkut oleh petugas."Pernah diangkut satu kali, tapi seminggu belakangan ini tidak diangkut, bahkan pernah sebulan," kata Zulham.


Zulham mengatakan, sampah yang menumpuk ini berasal dari pasar tradisional Desa Pekan Tanjung Beringin. Kebanyakan sampah yang menumpuk itu terdiri dari sayur-sayuran. Kemudian, ada juga jenis sampah lain yang kerap berair. (hrp)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update