Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Jumat 1 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.852 25 101.477 2.350
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Polisi Minta Pemilik Bengkel Tak Layani Pemasangan Knalpot Brong

Kamis, 20 Januari 2022 | 20:12 WIB Last Updated 2022-01-20T13:12:53Z

Jajaran Polsek Jatipurno saat mendatangi bengkel motor di wilayah setempat, Kamis (20/1/2022).

Wonogiri, Rakyatterkini.com - Jajaran Polres Wonogiri Ingin mewujudkan zero knalpot brong dengan melakukan sejumlah langkah sigap. Tak hanya knalpot brong, korps Bhayangkara ini juga menekankan bahayanya penggunaan ban cacing (ban ukuran kecil).


Salah satu cara mewujudkan zero knalpot brong di Wonogiri yakni anggota kepolisian mendatangi sejumlah bengkel sepeda motor. Mereka meminta pihak bengkel tidak melayani pemasangan knalpot brong maupun ban dengan ukuran kecil.


Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto, melalui Kasubsi Penmas Polres Wonogiri, Aiptu Iwan Sumarsono mengatakan hal itu dilakukan oleh personel dari jajaran Polsek Jatipurno yang dipimpin Kapolsek AKP Hartoyo dan tiga anggotanya, Kamis 20 Januari 2022.


Kapolsek bersama anggotanya turun langsung ke lapangan untuk memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat utamanya pihak bengkel agar tidak memasang knalpot brong, kata Iwan.


Dia menambahkan, setidaknya ada lima bengkel yang didatangi oleh petugas. Tiga bengkel diantaranya terletak di Kelurahan Jatipurno dan dua lainnya adalah bengkel di Desa Giriyoso.


Kapolsek Jatipurno AKP Hartoyo menuturkan pihaknya memberikan imbauan agar pemilik bengkel tidak melayani pemasangan knalpot brong dan juga ban cacing atau ban dengan ukuran kecil.


Imbauan dan penggalangan dengan pemilik bengkel ini bertujuan menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan mengedepankan pola preemtif dan preventif.


“Kita imbau begitu. Sebab hal itu kan bentuk pelanggaran. Kendaraan jadi tidak standar lagi,” kata dia.


Kapolsek menegaskan, pihaknya akan tetap melakukan penindakan terhadap pengguna knalpot brong sesuai Undang-undang (UU) 22 tahun 2008 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ).


Jika masih melakukan penggantian knalpot brong, pihak bengkel ataupun pengendara bisa mendapatkan hukuman kurungan satu bulan atau denda sebesar Rp 250 ribu. 


Menurut Kapolsek, pihak bengkel memiliki peran yang besar untuk mensosialisasikan kedisiplinan berlalu lintas. Pihaknya mendorong pihak bengkel tetap berkarya tanpa melanggar aturan yang ada.


Sebelumnya, Kasatlantas Polres Wonogiri AKP Marwanto mengatakan pihaknya saat ini masih menggencarkan hunting system knalpot brong. Operasi hunting sistem bukanlah operasi atau razia kendaraan yang memeriksa perlengkapan kendaraan secara menyeluruh.


Pihaknya juga belum menemui produsen knalpot brong di kota sukses. Meski begitu, pihaknya juga melakukan langkah antisipasi agar penggunaan knalpot brong bisa diminimalkan. Caranya dengan meminta pihak bengkel untuk tidak memasang knalpot brong di kendaraan warga. (sar) 



IKLAN



×
Berita Terbaru Update