Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis, 13 Januari 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
89.881 13 87.714 2.154
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Jembatan Putus, Bupati Trenggalek Minta Penanganan Kedaruratan

Senin, 03 Januari 2022 | 20:13 WIB Last Updated 2022-01-03T13:13:14Z

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin meninjau jembatan Sidomulyo yang putus akibat terjangan banjir pada 1 Januari.

Trenggalek, Rakyatterkini.com  -  Jembatan Sidomulyo di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek kembali putus diterjang banjir akibat derasnya aliran Kali Klebet pada 1 Januari.


Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin didampingi wakilnya, Syah Muhamad Natanegara meminta penanganan kedaruratan, sehingga untuk kendaraan roda dua tetap bisa melintas.


Jembatan ini tercatat sudah 2 kali terputus, 2019 lalu putus dan ditangani dengan mendirikan jembatan darurat 2021. Namun  kembali terputus, karena memang arus sungai yang sangat ekstrem. 


Sebenarnya penanganan permanen sudah dipersiapkan tahun ini dan Bupati meminta itu bisa disegerakan, pasalnya jalur ini merupakan jalur vital bagi warga sekitar.


Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, Senin 3 Januari 2022 mengatakan, untuk pembangunan permanennya dana dari pusat sudah ada, tinggal mekanisme administrasinya saja dipercepat. Sembari itu nanti dari Dinas PU kita perkuat untuk dasar jembatannya, karena sebenarnya jembatan daruratnya masih bisa didirikan lagi, ungkap bupati.


"Akan kita bronjong untuk pondasi sementara, guna sekadar jalur melintas roda dua, sehingga aktivitas masih bisa berjalan. Untuk permanennya, harapannya bulan ini dikerjakan tinggal menyelesaikan administrasi. Nanti kita akan berkoordinasi dengan LKPP dan yang lainnya, "terang Nur Arifin. 


"Jembatan darurat sendiri berasal dari dana pusat yang sudah masuk ke APBD kita. Total rehab rekon-nya sebesar Rp19 miliar. Sedangkan untuk jembatannya sendiri sebesar Rp2,75 miliar," tutup pemimpin muda ini. 


Kepala Dinas PUPR Trenggalek, Ramelan mengatakan, jembatan ini nantinya difokuskan untuk melintas roda dua. Untuk roda empat lebih sementara dilarang melintas," ucapnya. 


"Jembatan darurat ini bisa kita angkat dan tinggal menambah pekerjaan pondasi saja, sehingga jembatan ini bisa berfungsi kembali, "ujarnya. (sar) 



IKLAN



×
Berita Terbaru Update