Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis, 13 Januari 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
89.881 13 87.714 2.154
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Terima Pemkab Sergai, Deputi RR BNPB Pusat: 'Masalah Banjir Secepatnya Diatasi'

Senin, 06 Desember 2021 | 20:50 WIB Last Updated 2021-12-06T13:50:42Z

Deputi RR BNPB Pusat, Jarwansyah ketika menerima Pemkab Sergai.


Sergai, Rakyatterkini.com  -  Sesuai janji Deputi Rehabilitasi dan Rekonstrksi, Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Pusat, Jarwansyah, Bupati Sergai, Darma Wijaya mengantarkan usulan dan proposal ke BNPB Pusat.


Kepala Dinas PUPR Sergai, Johan Sinaga, melalui pesan WhatsApp, Senin 6 Desember 2021 menuturkan sesuai permintaan Deputi RR BNPB Pusat, pada Kamis dan Jumat lalu, dilakukan paparan di kantor BNPB Pusat.


Seperti pernah diberitakan, saat itu Deputi RR BNPB Pusat, Jarwansyah didampingi Kepala BPBD Provinsi Sumut, Abdul Haris Lubis meninjau kawasan yang tergenang banjir sekaligus melihat kondisi pengungsi di tenda darurat, pada hari Minggu (28/11/2021) sekitar pukul 19.30 wib.


Keterlambatan Deputi RR BPNP Pusat, Jarwansyah ke Sergai akibat pesawat yang ditumpanginya delay lebih dari 3 jam, sehingga malam baru melihat kondisi banjir di Sei Rampah.


Berdasarkan rekaman hasil wawancara dengan Deputi RR BNPB Pusat, Jarwansyah meminta Kadis PUPR Sergai untuk segera membuat usulan atau semacam proposal, guna secepatnya mengatasi banjir ini dan kita tunggu dalam minggu ini. 


"Kalau kita tunggu BWS (Balai Wilayah Sungai) yang memang menjadi kewenangan mereka, pasti anggarannya belum ada dan tahun depanlah. Kasihan masyarakat yang rumahnya kebanjiran dan harus mengungsi, makanya kalau cepat dibuat usulan maka cepat pula dikerjakan," tandas Jarwansyah.


Hen Sihombing (62) warga Sei Rampah yang akrab disapa Babiat Sihombing, mengomentari persoalan ini, Senin (6/12/2021) siang mengatakan," capek kami warga di Sei Rampah ini dibola-bola sama orang pusat, yang katanya uang sebesar Rp400 miliar sudah ada ditangan, tapi nyatanya tak juga dikerjakan oleh BWS Sumatera II.


Jadi, harapan kami berikutnya dari BNPB Pusat, dan semoga cepat dikerjakan agar derita ribuan warga yang sudah lebih dua bulan terendam banjir, bisa segera menempati rumah mereka kembali," kata Babiat berharap. (hrp)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update