Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 16 November 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
89.819 124 87.543 2.152
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Satukan Kesepakatan, Pemkab Sergai-BPN Gelar Rakor Akhir GTRA

Kamis, 25 November 2021 | 13:44 WIB Last Updated 2021-11-25T06:44:35Z

Bupati Sergai, Darma Wijaya jalin kesepakatan dengan BPN.

Sergai, Rakyatterkini.com - Persoalan tanah merupakan hal yang sangat penting. Koordinasi dan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) dengan Badan Pertahanan Nasional (BPN) sangat diperlukan guna mengentaskan persoalan tersebut.


Itu dikatakan Bupati Sergai H Darma Wijaya saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) akhir penyelenggaraan kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di Themepark Resort Kecamatan Pantai Cermin, Rabu (24/11/2021).


Rakor ini sangat penting guna menentukan dan menyatukan kesepahaman dan kesepakatan bersama terkait arah kebijakan dan penanganan reforma agraria serta menguatkan kapasitas pelaksanaan reforma agraria di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati berharap kepada seluruh yang hadir untuk dapat membuat kesepahaman dan kesepakatan bersama agar terciptanya kesejahteraan masyarakat Sergai.


Bupati Darma Wijaya juga mengapresiasi kerja keras tim gugus tugas dalam mengumpulkan data Tanah Objek Reforma Agraria (TORA)


"Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada tim GTRA dan tim pelaksanaan harian yang telah mengumpulkan data/informasi lokasi-lokasi bidang tanah yang berpotensi untuk dijadikan sebagai TORA."


Bupati merinci beberapa lokasi yang akan dijadikan TORA, yakni, bendungan yang rusak sehingga mengakibatkan air laut masuk ke areal pertanian di Desa Nagur kecamatan Tanjung Beringin.


Pembuatan dermaga di Desa Bagan Kuala, Tanah HGU yang berakhir masa berlakunya di PT Deli Mina Tirta Karya Desa Bagan Kuala serta Bendungan di Desa Pematang Kuala Kecamatan Teluk Mengkudu.


Kepala BPN Sergai, Joko Sutari mengutarakan kerjasama dengan Pemkab Sergai ini sangat luar biasa, terutama peran bupati selaku Ketua GTRA dalam memberikan arahan dan bimbingan.


Joko Sutari melanjutkan, sertifikat Pulau Berhala sangat berperan penting untuk mengoptimalkan pengelolaan Pulau Berhala sebagai destinasi wisata unggulan Sergai.


Rakor diakhiri dengan penandatanganan MoU program akses reforma agraria kategori III bersama dengan PTPN III dan PT Indah Pontjan yang berperan memberikan dana CSR kepada 250 Kepala Keluarga (KK) di 5 desa yakni Desa Mangga Dua dengan jenis usaha pertanian dan peternakan (padi dan ternak bebek), Pematang Pelintahan dengan jenis usaha pertanian, Sei Bamban dengan jenis usaha padi sawah dan ikan gurami, Pematang Terang dengan jenis usaha padi sawah, dan terakhir yakni di Desa Kuta Baru dengan jenis usaha perikanan ikan lele. (hrp)

×
Berita Terbaru Update