Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 16 November 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
89.819 124 87.543 2.152
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pengrajin Rajutan Dilatih Membuat Rendo Bangku Khas Minangkabau

Senin, 13 September 2021 | 21:51 WIB Last Updated 2021-09-13T14:51:21Z

Parajin ikuti latihan.

Payakumbuh, Rakyatterkini.com - Melestarikan seni kerajinan sulaman dan rajutan Rendo Bangku khas Minangkabau, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh menyelenggarakan workshop dan diversifikasi, Senin 13 September 2021.


Kegiatan pemberdayaan sumber daya manusia itu memberikan pelatihan dan penguatan tentang rajutan rendo bangku kepada 10 pelaku IKM kerajinan dan rajutan Kota Payakumbuh selama 1 minggu, Senin sampai Jumat, 13 hingga 17 September 2021 di aula kantor Disnakerin Payakumbuh.


Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Disnakerin Andiko Jumarel di dampingi Kasi Industri Sandang dan Kerajinan Hayatil Mardhiyah dengan menghadirkan instruktur Rita Anggraini.


Menurut laporan dari Hayatil, kegiatan ini terselenggara dalam rangka pelestarian seni khas Minangkabau serta  pengembangan ilmu dan skill dari para pengrajin rajutan. Dalam hal pelestarian seni rajutan khas rendo bangku ini, Tenun Balai Panjang sudah terlebih dahulu mendapatkan pelatihan.


Sementara itu, Sekdis Andiko Jumarel mewakili Kepala Dinas Yunida Fatwa mengatakan saat ini seni kerajinan rajutan rendo bangku ini sudah mulai memudar dan hampir habis peminatnya di Kota Payakumbuh.


Dijelaskan Andiko, Pemko Payakumbuh berharap kedepannya semua pengrajin rajutan di Kota Payakumbuh memiliki kemampuan yang sama dengan Tenun Balai Panjang, khususnya dalam hal rajutan rendo.


Dari sisi Rita Anggraini selaku instruktur, mengharapkan keseriusan dari peserta dalam mengikuti kegiatan ini, karena ini berkaitan dengan teknis. "Perlu konsentrasi penuh namun santai," ujarnya.


Dari sisi Efrianti, salah seorang perwakilan dari peserta menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemko Payakumbuh melalui Disnakerin yang telah memberikan mereka kesempatan mengikuti pelatihan dan workshop rajutan rendo bangku secara gratis.


"Selama ini kita hanyalah sebagai konsumen dari para pengrajin luar, namun dengan inovasi dan terobosan dari Pemko Payakumbuh ini, sebentar lagi semoga kita bisa jadi pengrajin rajutan rendo bangku yang mandiri dan berdaya saing," pungkasnya. (rdo)




×
Berita Terbaru Update