Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 17 Oktober 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
89.631 430 87.061 2.140
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Lima Pelanggar Prokes Dihukum Lima Hari Penjara

Senin, 05 Juli 2021 | 21:08 WIB Last Updated 2021-07-05T14:08:58Z
 Lima pelanggar prokes dihukum lima hari penjara.

Indramayu, Rakyatterkini.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Indramayu, Denny Achmad, melakukan monitoring pelaksanaan sidang tindak pidana ringan penegakan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. 


Dalam rangka Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, di Balai Desa Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Senin 5 Juli 2021.


Kajari Indramayu, Denny Achmad mengatakan, sidang digelar terhadap lima orang pelanggar Prokes Covid-19, diantaranya adalah pelaku usaha.


Lima orang pelanggar prokes itu diantaranya adalah DS, H, DI, FA dan FK. Mereka merupakan para penanggung jawab dari beberapa toko yang ada di Jatibarang.


“Kami melakukan tindakan hukum ini, sebagai penegakan prokes agar masyarakat mendapatkan efek jera. Terhadap pelanggar dikenakan sanksi teguran sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2021, ”ucap Denny.


Ia juga mengatakan Kejaksaan Negeri Indramayu terus mendukung Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan PPKM darurat, salah satunya melakukan penegakan terhadap Perda tersebut.


Harapan ke depan tidak ada lagi pelanggaran prokes yang dilakukan dan masyarakat dapat mematuhi serta melaksanakan protokol kesehatan sehingga memutus mata rantai penularan covid 19 Guna menekan angka peningkatan covid 19 di Indramayu.


Ketua PN Indramayu Kelas IB, Indrawan menyampaikan, sidang tersebut merupakan kegiatan yustisi untuk menegakkan peraturan daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat Nomor 5 tahun 2021, sebagai perubahan dari Perda Nomor 13 tahun 2018.


“Kegiatan ini merupakan gabungan dari Pemda, Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan untuk penegakkan hukum (upaya paksa_red) supaya tunduk pada prokes Covid-19,” ujarnya.


Indrawan mengimbau, agar semua kalangan patuh dan taat pada prokes, tujuannya supaya penyebaran pandemi Covid-19 segera tertanggulangi. Karena menurutnya, Keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi.


“Kami harap, semua lapisan masyarakat dapat saling bahu-membahu untuk mengatasi pandemi Covid-19 agar cepat selesai dan tertanggulangi,” harapnya.


“Jangan membandel, kita semua harus punya kesadaran masing-masing, ikuti prokes sesuai anjuran pemerintah,” tegasnya.


Adapun putusan majelis hakim terhadap lima orang pelanggar prokes Covid-19 itu adalah denda sebesar Rp5.000.000, atau hukuman kurungan 5 hari. (SH)




×
Berita Terbaru Update