Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis, 29 Juli 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
68.074 11.450 55.179 1.445
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Sumbar Targetkan Capaian Vaksinasi Jadi 45 Persen

Sabtu, 26 Juni 2021 | 18:57 WIB Last Updated 2021-06-26T11:57:24Z
Wakil Gubernur, Audy Joinaldy, bersama Forkopimda pada acara gebyar vaksinasi.


Padang, Rakyatterkini.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menargetkan capaian vaksinasi bisa naik secara signifikan dalam satu minggu ke depan, dari awalnya hanya 26 persen menjadi 45 persen.


"Kita optimis dengan usaha semua pihak dan adanya gebyar vaksin ini bisa tercapai. Sekarang sebenarnya capaian sudah naik jauh dari 26 persen. Namun karena data belum diinput makanya masih pada angka itu," kata Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy saat meninjau Gebyar Vaksin di Lapangan Imam Bonjol Padang, Sabtu 26 Juni 2021.


Wagub meminta jajaran Dinas Pendidikan di kabupaten/kota untuk segera menginput data pada hari kerja Senin 28 Juni. Setelah semua terinput akan nampak peningkatan yang signifikan.


Audy menyebut dalam beberapa hari terakhir ada dua daerah yang terlihat peningkatan vaksinasi yang signifikan yaitu Solok Selatan dan Pasaman.


Mudah-mudahan daerah yang lain juga mengikuti agar penyebaran Covid-19 di Sumbar bisa dikendalikan.


Ia juga meminta kesediaan tokoh-tokoh di daerah mulai dari ninik mamak, ulama hingga pengurus RT untuk mau menjadi contoh dalam vaksinasi ini.


Selain vaksinasi yang dilaksanakan Polda Sumbar bersama Forkopimda, TNI juga melaksanakan vaksinasi gratis dengan target 10 ribu orang pada hari ini.


Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan hari ini dilaksanakan vaksinasi secara serentak pada 124 titik di 19 kabupaten dan kota di Sumbar. "Satu hari ini saja kita targetkan 25 ribu vaksinasi," katanya.


Sementara sejak seminggu terakhir vaksinasi yang dilaksanakan Polda Sumbar dalam rangkaian Gebyar Vaksin sudah lebih dari 20 ribu sehingga minimal hingga Senin depan tervaksin 25 ribu orang lebih.


Ia menilai antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam vaksinasi karena itu gambaram bahwa masyarakat Sumbar menolak vaksin ternyata tidak sepenuhnya benar. (adpim)




×
Berita Terbaru Update