Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pemprov Sumbar Bakal Olah Sampah Menjadi Sumber Energi

Kamis, 10 Juni 2021 | 11:09 WIB Last Updated 2021-06-10T04:09:33Z
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy bersilaturahim dengan Bupati Cilacap, Jawa Tengah,Tatto Suwarto Pamuji dalam rangka pengolahan sampah menjadi energi.


Cilacap, Rakyatterkini.com - Pengolahan sampah terus menjadi perhatian pemerintah provinsi Sumatera Barat, termasuk dalam pengolaan sampah menjadi energi. 


Ke depan masyarakat agar mengolah sampah di tingkat rumah tangga, sebelum nantinya dibuang. "Kita study lapangan di Cilacap, Jawa Tengah ada aplikasi pengelolaan sampah yang dibuat warga, maupun Sistem Informasi Pengelolaan Sampah, "ujar wakil gubernur Sumbar, Audy Joinaldy.


Rencananya pengolahan sampah di Sumbar akan difasilitasi Deputi IV Kemenko Marves RI, makanya hari ini kita akan meninjau langsung ke Cilacap.


Itu diungkapkan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy disela-sela kunjungan kerja ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang menerapkan teknologi refuse-derived fuel (RDF) di Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis 10 Juni 2021 pagi.


Sebelum berkunjung ke loaksi pengolahan sampah itu, paginya wagub silaturahim dengan bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji.


Wagub Audy, didampingi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), Reti Wafda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Siti Aisyah, dan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Hery Martinus.


Wagub katakan, pemprov Sumbar akan mengadopsi teknologi pengolahan sampah ini dan akan dilakukan kerjasama PT Semen Padang dan PT. PLN pada prinsipnya juga menerima dan mendukung pemanfaatkan energi hasil pengolahan sampah tersebut.


Refused Derived Fuel (RDF) sebagai teknologi pengolahan sampah yang menggunakan proses homogenizers untuk mengubah ukuran sampah menjadi lebih kecil atau sesuatu yang bermanfaat. Hasilnya akan menjadi sumber energi dalam proses pembakaran, yaitu sebagai pengganti batu bara.


"Seperti yang kita ketahui bersama bahwa pengelolaan sampah saat ini masih menjadi permasalahan utama, ini akan menjadi PR kita bersama," sebut Audy.


Ia mengatakan seiring dengan kemajuan teknologi, pengelolaan sampah yang lebih baik dan mampu meminimalisasi efek samping sampah, bahkan menghasilkan "output" yang bermanfaat secara ekonomis sudah semakin berkembang.


"Semoga ini bisa terlaksana di Sumbar, kita apresiasi Kabupaten Cilacap. Hal ini akan kita terapkan di Sumbar nantinya," ujarnya. (admpim)




×
Berita Terbaru Update