Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Rabu, 04 Agustus 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
73.727 13.899 58.286 1.542
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Apresiasi Kota Layak Anak, Kementerian PPA Kunjungi Payakumbuh

Selasa, 29 Juni 2021 | 17:03 WIB Last Updated 2021-06-29T10:03:14Z
Apresiasi Kota Layak Anak, Kementerian PPA kunjungi Payakumbuh.

Payakumbuh, Rakyatterkini.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melaksanakan evaluasi Kota Layak Anak (KLA) ke Kota Payakumbuh setelah pelaksanaannya sempat ditunda selama 1 tahun akibat pandemi Covid-19. 


Evaluasi KLA Tahun 2021 digelar secara luring dan daring, Senin 28 Juni 2021.


Rapat evaluasi dipimpin wakil wali kota Payakumbuh, Erwin Yunaz didampingi kepala OPD terkait, serta perwakilan dari Kemen PPPA Nanang dan dari Kantor Staf Presiden (KSP) Erlinda.


Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz mengatakan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak, menyebutkan pemerintah daerah berkewajiban dan bertanggung jawab mewujudkan KLA sebagai upaya pemenuhan dan perlindungan anak.


Berdasarkan data BPS dan Disdukcapil, jumlah anak di Kota Payakumbuh sebanyak 48.356 orang atau sekitar lebih 30% dari jumlah penduduk Payakumbuh. 


Seluruh pihak ikut serta dalam menyukseskan verifikasi lapangan kota layak anak, karena anak tidak bisa dipisahkan dari keberlangsungan hidup bagi bangsa dan negara.


Kepala Dinas DP3AP2KB,Syahnadel Khairi mengatakan pelaksanaan KLA Kota Payakumbuh telah melakukan pembangunan anak yaitu menyangkut hak anak, kelangsungan hidup anak dan kepentingan terbaik bagi anak.


Kota Payakumbuh mendapat penghargaan KLA dengan kategori pratama sebanyak 3 kali di 2013, 2017 dan 2018 serta kategori Madya di Tahun 2019.


Perwakilan dari KSP Erlinda menuturkan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak merupakan kewajiban dan tanggungjawab pemerintah daerah sehingga pelaksanaannya perlu dikawal.

 

Hasil evaluasi (KLA) 2019, ada sebanyak 247 kabupaten/kota yang telah memperoleh peringkat Pratama hingga Utama. Capaian ini patut diapresiasi karena menunjukkan kepedulian yang terus meningkat dari semua pemangku kepentingan di daerah dalam melindungi anak Indonesia, tutur Erlinda. (rdo)




×
Berita Terbaru Update