Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 16 November 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
89.819 124 87.543 2.152
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Nasional Pantau Prokes di Indramayu

Selasa, 11 Mei 2021 | 08:13 WIB Last Updated 2021-05-11T01:13:41Z

Tim pakar satgas penanganan covid-19 nasional pantau prokes di Indramayu, Jawa Barat.

Indramayu, Rakyatterkini.com - Bupati Indramayu, Nina Agustina menerima kunjungan Tim Pakar Satgas Covid-19 Nasional, Ivan Elisabeth Purba, dan Swastiningsih, di Pendopo Indramayu, Senin 10 Mei 2021.


Tim Pakar telah melakukan pendampingan penanganan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Indramayu yang saat ini masih berwarna orange secara umum.


Rombongan selanjutnya melakukan peninjauan di Sekretariat Covid-19 Kabupaten Indramayu memantau grafik perkembangan sebaran angka Covid-19 di 31 Kecamatan.


Selanjutnya rombongan mengunjungi Posko PPKM Mikro di Desa Kenanga Blok Dukuh Kerupuk, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu dan ke Posko PPKM Desa Juntiweden, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, turut hadir juga Ketua TP PKK Indramayu Setyowati Anggraini Saputro dan jajaran Forkopimcam.


Dikatakan Bupati Nina, program Pemkab Indramayu sudah diselaraskan dengan program pusat maupun provinsi. Kebijakan yang dilakukan juga menyesuaikan dengan kondisi daerah serta melalui keputusan maupun surat edaran yang telah dikeluarkan. 


Sementara itu, Tim Pakar Satgas Covid Nasional, Elisabeth Purba mengungkapkan, kunjungan ke kabupaten/kota di wilayah Jawa-Bali dimaksudkan untuk penguatan, pendampingan pendirian posko. 


Berdasarkan hasil kunjungan di wilayah lain, masih banyak wilayah-wilayah yang belum aware terkait posko penyekatan. 


"Tolong diperhatikan tentang protokol kesehatan karena sudah ada covid varian baru yang sudah masuk di Indonesia, terutama di Jakarta yang masuk dari India dan Afrika. Masker 4 jam sekali harusnya ganti," ungkapnya 


Ia menegaskan, penanganan di level terkecil melalui PPKM Mikro adalah hal yang paling tepat guna memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat memutus mata rantai penyebaran.


"Termasuk peran serta media juga turut membantu pemerintah dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, "ujarnya. (Selamet H)




×
Berita Terbaru Update