Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 17 Oktober 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
89.631 430 87.061 2.140
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Program Nagari Tageh Upaya Memutus Penyebaran Covid-19

Sabtu, 08 Mei 2021 | 12:12 WIB Last Updated 2021-05-08T05:12:09Z
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy membuka dialog interaktif menghadapi pandemi Covid-19. (foto ist)

Padang, Rakyatterkini.com - Sumatera Barat terus berupaya menangani penyebaran Covid-19 yang beberapa pekan ini menunjukan angka signifikan. Langkahnya, penguatan Nagari Tageh di tingkat RT/RW, desa, kampung dan nagari.


Memantapkan program tersebut, digelar dialog interaktif pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota se-Sumatera Barat dalam menghadapi pandemi Covid-19 melalui Program Nagari Tageh", Jumat 7 Mei 2021.


Dialog Interaktif tersebut dibuka Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy, dihadiri Kapolda Irjen Pol Toni Harmanto, bupati/walikota se-Sumbar, ketua DPRD kab/kota se-Sumbar, Forkopimda, kepala OPD Sumbar dan Forkopimda kab/kota.


Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy menuturkan adanya Nagari Tageh mendorong masyarakat lebih taat dan tertib dalam menjalankan protokol kesehatan di lingkungannya seperti menjalankan 3M dan ditambah lagi dengan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment).


Telah banyak kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, semua bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Pada akhirnya menjaga kesehatan masyarakat, memulihkan ekonomi masyarakat yang berimbas terhadap tingkat kemiskinan, sekaligus menekan angka kejahatan sebagai akibat dari lapangan pekerjaan dan kesempatan berusaha yang semakin terbatas. 


Melalui pendekatan konsep "Kampung Tangguh", di Sumbar dikembangkan menjadi "Nagari Tageh",  yang mana masyarakat desa/nagari dan kelurahan diharapkan berinisiatif mengatasi masalah secara mandiri, yaitu mulai dari penyediaan ruang isolasi, posko kesehatan, dapur umum, hingga lumbung pangan yang dapat dimanfaatkan secara bersama-sama.


Nagari Tageh, berarti memiliki kemampuan pemulihan diri dari dampak pandemi Covid-19 saat ini. Tageh di bidang kesehatan, pendidikan, pangan, ekonomi, bundo kanduang, beragama, beradat dan budaya, informasi berbasis digital, pemuda paga nagari, tageh bencana, tageh hukum dan tageh keamanan penyakit masyarakat.


Kapolda Sumbar Toni Harmanto jelaskan manfaat Nagari Tageh bisa memiliki data aktual terhadap penyebaran Covid-19 di tingkat RT, RW dan Kelurahan, meningkatkan produksi ekonomi dan ketahanan pangan yang berkontribusi pada peningkatan pendapatan dan penguatan ekonomi masyarakat.


Secara operasional, fungsi dari tugas prioritas Posko Tangguh Covid-19 mencakup pendorong perubahan perilaku masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan, layanan masyarakat, kendali informasi, serta pelaksanaan 3T yaitu pengetesan, pelacakan kontak erat, serta perawatan atau isolasi mandiri pasien Covid-19.


Pada kesempatan itu, jenderal bintang dua memberikan penghargaan kepada tiga daerah yang berhasil melakukan pencegahan dan menekan angka penyebaran Covid-19, yakni Kota Pariaman, Bukittinggi dan Padang Panjang. (gp)




×
Berita Terbaru Update