Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 17 Oktober 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
89.631 430 87.061 2.140
sumber: corona.sumbarprov.go.id

DPRD Mentawai Setujui LKPj Bupati dan Sampaikan Beberapa Rekomendasi

Kamis, 06 Mei 2021 | 16:18 WIB Last Updated 2021-05-06T09:18:26Z
Pimpinan DPRD bersama bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet.


Mentawai, Rakyatterkini.com - Sidang paripurna DPRD Mentawai membahas laporan kerja pertanggungjawaban bupati, Rabu 5 Mei 2021.


Pimpinan DPRD bersama anggota menyetujui dan merumuskan beberapa rekomendasi terhadap LKPj Bupati Mentawai tahun anggaran 2021. 


Sidang dipimpin ketua DPRD Mentawai, Yosep Sarogdok bersama para wakil ketua.


Hasil dan kesimpulan serta rekomendasi DPRD dibacakan oleh Fortenmart Yohannes Pardede, dari Partai Golkar. Yakni, tentang pekerjaan jalan yang telah dikerjakan dan dibuka seperti jalan Batu Mongga Bukit Pamewa harus dituntaskan tahun 2022 agar dapat diakses oleh masyarakat.


Begitu juga dengan jalan dan Jembatan Multiyear Beurulo Sagicik, tetap dilanjutkan.


Tentang pendidikan sekolah dasar 14 Bosua yang bangunannya telah rusak harus direalokasi dan jauh dari pinggir pantai dengan membangun baru. 


Begitu juga pertanian dan ketahanan pangan dan peternakan sapi, perlu adanya pelatihan bagi peternak sapi agar mempunyai keterampilan yang memadai. 


Selain itu, Koperasi Koperindagkop perlu penangganan serius terhadap koperasi yang masih hidup dan lengkap dengan izin-izinnya, dan bukan membina koperasi yang sudah mati perizinannya. 


Bupati Yudas Sabaggalet mengucapkan terima kasih pada pimpinan dan anggota DPRD yang telah membahas LKPj bupati dan memberikan beberapa rekomendasi terhadap kinerja bupati di tahun 2020.


"Kami perbaiki serta kami akan tuntaskan dengan bekerja lebih baik lagi sesuai arahan serta rekomendasi DPRD, "ujar Yudas.


Bupati juga katakan sudah banyak kemajuan dan perbaikan, baik di segi administrasi keuangan daerah sehingga telah mendapatkan penilaian WTP (wajar tanpa pengecualian) dari BPK. 


"Ini adalah prestasi kita untuk pertama kali, sejak adanya kabupaten ini, "ujar Yudas Sabaggalet. (jaibi)




×
Berita Terbaru Update