Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Rabu, 9 Juni 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
46.385 642 41.832 1.048
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Zona Merah Covid, Limapuluh Kota Kembali Terapkan Belajar Daring

Rabu, 14 April 2021 | 21:46 WIB Last Updated 2021-04-14T14:46:03Z
Pelajar di Limapuluh Kota kembali belajar daring.

Limapuluh Kota, Rakyatterkini.com - Menyusul peningkatan kasus positif Covid-19 di kabupaten Limapuluh Kota, pemerintah daerah setempat kembali menerapkan proses belajar di rumah untuk pelajar sekolah.


Ini sesuai dengan Surat Edaran Bupati Limapuluh Kota nomor 420/903/3/DPK-LK/IV/2021 yang ditandatangani wakil bupati Rizki Kurniawan Nakasri pada 14 April 2021.


Dalam surat yang ditembuskan kepada Gubernur Sumatera Barat itu tertulis, berdasarkan hasil update zonasi indikator Kesehatan  Masyarakat (IKM) pada minggu ke 57 pandemi Covid 19 Sumbar, Limapuluh Kota dinyatakan Zona Merah.


Maka berdasarkan koordinasi kepala dinas pendidikan dan kebudayaan setempat bersama bupati Limapuluh Kota pada Senin 12 April kemaren maka diatur ketentuan dengan tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan siswa, guru, kepala sekolah dan seluruh warga sekolah di kabupaten Limapuluh Kota.


Untuk itu, penyelenggaran pembelajaran di Satuan Pendidikan Limapuluh Kota  dilaksanakan secara daring atau Belajar Dari Rumah (BDR) sampai dengan kembali ke zona kuning.


Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Limapuluh Kota, Hj Indrawati menyebutkan hal ini sesuai dengan SKB 4 menteri dan perda no 6 Provinsi Sumatera Barat.


Jika daerah dinyatakan Zona Merah covid-19 maka tidak diperbolehkan belajar tatap muka, karena sangat berisiko bila dilaksanakan.


"Karena kita mengutamakan keselematan, kesehatan anak-anak dan guru, serta mewaspadai jangan terjadi kalster baru disekolah," ujarnya Rabu (14/4) malam.


Berdasarkan hal itu, ia mengajak masyarkat untuk tetap membiasakan prilaku hidup bersih dan sehat, membiasakan mencuci tangan dan menjaga jarak hindari kotak lansung atau berjabat tangan serta menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat.


"Kita mewaspadai jangan terjadi klaster baru covid 19 disekolah," pungkasnya. (rdo)




×
Berita Terbaru Update