Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin, 19 April 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
34.137 744 31.777 375
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Wagub Sumbar Harapkan BWM Ponpes Al-Kautsar Jadi Contoh Perekonomian Syariah

Sabtu, 03 April 2021 | 19:55 WIB Last Updated 2021-04-03T12:56:18Z
Wagub Audy Joinaldy bersama ketua dewan komisioner OJK Wimboh Santoso, saat peresmian Bank Wakaf Mikro Al Kautsar.


Limapuluh Kota, Rakyatterkini.com - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy meresmikan pendirian Bank Wakaf Mikro (BWM) Pondok Pesantren Modern (PPM) Al-Kautsar, di Jl. Jenderal Sudirman KM. 9, Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat 2 April 2021.


Peresmian itu juga dilakukan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Pusat Wimboh Santoso, dan Ketua Dewan Pembinaan Pondok Pesantren Modern Al-Kautsar Muhammadiyah Satilamat, H. Anwar Abbas.


Wakil Gubernur mengatakan peresmian Bank Wakaf Mikro itu dilakukan merupakan salah satu dari sepuluh Bank Wakaf Mikro pilot project tahap ketiga dalam program pemberdayaan masyarakat sekitar pesantren.


Melalui lembaga sejenis Pendirian Bank Wakaf Mikro, Lembaga Keungan Mikro Syariah yang diprakarsai oleh Lembaga Amil Zakat Nasional Bank Syariah Mandiri (LAZNAS BSM) dan difasilitasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kata Wagub.


Di sisi lain, sesuai namanya, modal Bank Wakaf Mikro berasal dari wakaf umat sehingga Bank Wakaf Mikro juga menghadirkan alternatif pemanfaatan dana wakaf umat Islam.


Menurut wagub implementasi Program Bank Wakaf Mikro juga dapat dijadikan sebagai alternatif dalam menggerakkan ekonomi sekaligus mengenalkan perekonomian syariah kepada masyarakat. 


Kepada Ketua Dewan Pembina beserta pengurus Pondok Pesantren Modern Al-Kautsar atas usaha dan kerja kerasnya dalam mengembangkan Bank Wakaf Mikro PPM Al-Kautsar sehingga dapat berkembang serta memberikan manfaat kepada masyarakat luas.


Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Pusat Wimboh Santoso mengatakan tujuan dilakukan peresmian ini agar BWM bisa mendorong ekonomi masyarakat di sekitar pesantren dengan konsep yang sangat sederhana namun sangat memudahkan untuk peningkatan usaha mikro di sekitar pesantren.


Lalu untuk pembinaanya akan dibina oleh OJK, Bank Indonesia dan lembaga pemangku lainya bersma-bersama akan selalu hadir untuk membina meningkatkan keterampilan para peminjam.


Kemudian Wimboh Santoso juga menyebutkan OJK sendiri sudah mengeluarkan beberapa aksi nyata melalui kemudahan akses fasilitasi pembiayaan melalui digitalisasi Bank Wakaf Mikro, aspek pembiayaan dan operasional.


Wimboh Santoso mengucap terima kasih kepada pengurus dan pengelola pewakaf mikro Al-Kausar dan Pemerintah Provinsi Sumbar, maupun pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota yang telah bekerja keras sehingga berdirinya pewakaf mikro ini. (hms-sumbar)




×
Berita Terbaru Update