Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin, 19 Juli 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
61.350 8.430 51.585 1.335
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Trantib Pasar Kembali Terapkan PPKM Mikro

Senin, 26 April 2021 | 21:53 WIB Last Updated 2021-04-26T14:53:16Z
Trantib terapkan PPKM di kawasan Pasar Ibuh.

Payakumbuh, Rakyatterkini.com - Mengantisipasi dan mengendalikan wabah Covid-19, Dinas Koperasi dan UKM melalui Bidang Pasar kembali melakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro khususnya di kawasan pasar Ibuh, pusat pertokoan serta tempat-tempat keramaian yang berada di kawasan pasar.


Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Dahler didampingi Kabid Pasar Arnel dan Kasi Trantib Afrizal kepada wartawan, Senin 26 April, Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di bulan ramadhan 1442 H, dimulai pukul 06.30 WIB.


Penjagaan ketat dan mengimbau wajib masker di gerbang pasar ber-SNI tradisional Ibuh sampai jam 10 dan lanjut penjagaan ke pusat pertokoan pasar Kota Payakumbuh sampai jam 18.00 jelang waktu berbuka.


Ditambahkan Kabid Pasar, Arnel, PPKM salah satu upaya untuk menekan laju persebaran Covid-19 di kawasan pasar, pihaknya juga menggencarkan sosialisasi protokol kesehatan lewat radio land pasar Ibuh dan pengeras suara, dengan sasaran para pedagang serta pengunjung di pasar. 


Diterangkan Arnel, sejauh ini pihaknya terus melakukan pembatasan jarak antar pedagang, melakukan himbauan wajib masker kepada pengunjung dan pedagang pasar. Lebih lanjut, di masa penerapan PPKM Mikro ini, pihaknya akan lebih sering berlakukan operasi. 


Menurutnya, saat situasi ramadhan menuju hari raya Idul Fitri ini para pedagang PKL dan pengunjung akan semakin menjamur, untuk itu dari sekarang akan terus diawasi sebelum membludak.


Selain itu, pihaknya juga terus melakukan penyemprotan rutin khususnya di Pasar Payakumbuh. “Sengaja dilakukan malam hari, agar aktivitas jual-beli masyarakat pasar tidak terganggu siang hari. Sterilisasi itu dilakukan agar pedagang pasar dapat bertransaksi dengan aman,” ujarnya. (rdo)




×
Berita Terbaru Update