Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Rabu, 9 Juni 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
46.385 642 41.832 1.048
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Gunakan Potongan Tusuk Gigi, Tersangka Kuras ATM Ernawati

Jumat, 09 April 2021 | 19:27 WIB Last Updated 2021-04-09T12:32:15Z
Dua tersangka pembobol ATM dirilis oleh kepolisian. (foto ist)

Klaten, Rakyatterkini.com - Polres Klaten berhasil mengamankan dua tersangka pelaku pencurian dengan modus mengganjal slot ATM di SPBU Jl Raya Jogja-Solo Dukuh Tegalsari, Kamis (11/3/2021) sekira pukul 09.20 WIB.


Kedua tersangka berinisial U (55) dan D (38) berhasil memperdaya korban bernama Ernawati, warga Dukuh Sidoleren, Desa Jetis, Kecamatan Klaten Selatan.

 

Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Andryansyah Rithas Hasibuan mewakili Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu saat menggelar konferensi pers di Lobby Depan Mapolres Klaten, Jumat 9 April 2021 siang.


Menurutnya, modus yang dilakukan adalah dimana satu orang pelaku mengganjal slot untuk memasukan kartu ATM dengan menggunakan potongan tusuk gigi.


Ketika ada orang yang kesulitan memasukan kartu ATM pelaku berpura-pura membantu. Namun ketika membantu tersebut pelaku menukar Kartu ATM dengan kartu ATM lain, katanya.


Kemudian pelaku kedua berpura-pura mengantri dibelakang korban yang sedang kesulitan memasukan kartu ATM nya kemudian menyarankan untuk melakukan transaksi kembali.


"Pada saat korban memencet PIN pelaku kedua tersebut mengamati. Setelah ATM korban dibawa pelaku pertama dan pelaku kedua mengetahui PIN nya kemudian mengambil isi tabungan di rekening tersebut dengan kartu ATM," jelas AKP Andryansyah.


Dia menambahkan, polisi berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka U pada Rabu tanggal 7 April sekitar jam 04.30 WIB di rumahnya yang terletak di Kota Tangerang.


Sementara itu, tersangka D diamankan pada hari Rabu 7 April 2021, sekitar jam 06.30 WIB di rumahnya yang terletak di Desa Majegan, Kecamatan Tulung.


Menurut pengakuan tersangka kepada polisi, keduanya kerap melakukn aksi di sejumlah lokasi di wilayah hukum Polres Klaten. Selain itu juga pernah melakukan kejahatan serupa di wilayah Bantul dan Surakarta.


Polisi menjerat kedua tersangka yang berstatus residivis tersebut dengan Pasal 363 ayat 1 ke-4e dengan ancaman hukuman penjara selama lamanya 7 tahun. (Cahyo)




×
Berita Terbaru Update