Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Jumat, 14 Mei 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
40.111 878 36.370 479
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Buntut Ledakan T.301, Masyarakat Balongan Pertanyakan Nasib Mereka

Kamis, 29 April 2021 | 17:11 WIB Last Updated 2021-04-29T10:11:38Z
Forum Masyarakat Kecamatan Balongan (FMKB) gelar aksi menuntut pihak PT Pertamina.

Indramayu, Rakyatterkini.com - Forum Masyarakat Kecamatan Balongan (FMKB) adakan aksi turun ke jalan bersama perwakilan masyarakat dari 10 desa di kecamatan Balongan.


Menindaklanjuti surat selebaran audensi yang sudah di kirim ke pihak Pertamina RU VI Balongan pertanggal 12 April 2021, yang tak dibalas dan kembali mengirimkan surat selebaran ke pihak muspida juga tak ada jawaban untuk melakukan audensi terkait pasca kebakaran tanki gasoline di area kilang minyak Pertamina Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis 29 April 2021.


Genap sebulan pasca kebakaran dan meledaknya tanki T.301 pemasok premium yang berada di Area Kilang Minyak RU VI Pertamina Balongan, menyisakan kisah berbagi macam haru bagi warga sekitar, bau yang menyengat sebelum meledak, dentuman dan guncangan yang membuat masyarakat panik.


kobaran Api yang tinggi serta menimbulkan hawa panas sehingga membuat warga yang berjarak 500 M berhamburan menyelamatkan diri mencari tempat yang lebih aman dibantu dengan armada TNI & Polri.


Beberapa kerusakan material seperti retaknya tembok rumah, pecanya kaca baik dari jendela, pintu dan lain sebagainya juga hewan ternak baik yang di darat, air semuanya ikut terdampak, sampai korban luka bakar saat ledakan terjadi mengenai pengguna jalan raya yang pada saat itu kebetulan melintas.


Dengan terbentuknya Forum Masyarakat Kecamatan Balongan (FMKB), ini bertujuan meminta pertanggung jawaban dan menolak bahwa yang di ledakan di tanki gasoline adalah bencana alam, serta meminta agar semua masyarakat yang terdampak diberikan konpensasi ganti rugi baik yang dialami saat ini.


Taufiquurahman, ketua FMKB mengatakan Pertamina itu adalah perusahaan plat merah sudah semestinya sebagai BUMN mulai membangun kepedulian dan membangun komunikasi yang baik dengan stake holder sekitar kilang Pertamina RU VI Balongan.


Harus dicatat setiap produksi pasti akan memproduksi dampak secanggih apapun alat yang digunakan, maka sudah sepantasnya dan keharusan perusahaan ini mulai membangun komunikasi yang intens dengan warga sekitar apalagi jarak antara tembok perusahaan dan tembok warga begitu dekat dengan hanya dipisah jalan aspal yang jaraknya bisa diukur pake hitungan kaki melangkah, kata Taufiq.


"Kami Forum masyarakat Kecamatan Balongan yang mewakili masyarakat terdampak ledakan dan terbakarnya tanki T.301, sudah pernah coba berkomunikasi dengan humas RU VI secara bersurat tertanggal 12 April 2021, namun sampai 28 April 2021, belum ada jawaban dari pihak humas RU VI Balongan, "ujarnya.


Melalui Forum masyarakat kecamatan Balongan, menyampaikan poin~poin tuntutan ialah secepatnya Pertamina mengganti kerugian fisik/materi berdasarkan kondisi, mengganti kerugian Immatriil masyarakat pasca terjadinya ledakan, kerugian psikis/trauma yang diderita masyarakat pasca ledakan dan kebakaran T.301.


Pihak pertamina melalui pertemuan audensi bersama FMKB siap bertanggung jawab terhadap persoalan masyarakat yang terdampak dan akan segara merelisasikan apa yang sudah dibahas dalam pertemuan audensi dan sudah disepakati dalam bentuk notulen kesepakatan antara Pertamina dan FMKB. (Selamet H)




×
Berita Terbaru Update