Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 13 April 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.126 718 30.893 342
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Usaha TNI Menjadi Multi Talenta, Mencuri Ilmu Pembuatan Batako

Senin, 15 Maret 2021 | 14:45 WIB Last Updated 2021-03-15T07:45:17Z

 


Kabupaten Semarang, rakyatterkini.com –Sebut saja Kopda Listiyono(38), Prajurit TNI asal Koramil 14/Ungaran, yang tergabung dalam Satgas TMMD Reguler ke-110 Kodim 0714/Salatiga yang saat ini sedang menyelesaikan betonisasi jalan utama warga Desa Ketapang Kecamatan Susukan sepanjang 575 meter.

Peran sebagai seorang prajurit khususnya di satuan teritorial, selain harus memiliki kemampuan utama seorang prajurit TNI, yakni  beladiri, dan menembak, juga harus ditunjang dengan fisik yang prima.

Selain tugas utama, yaitu menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI, juga harus bisa melakukan berbagai pekerjaan di luar kemampuan ilmu militernya, walau pun bukan dalam kategori mahir sekalipun.

Berbekal tekat dan semangat yang kuat dan sedikit kemampuan yang terus diasahnya, akan menjadi tonggak kesuksessan dalam mempercepat pekerjaan di berbagai sasaran fisik TMMD yang sedang berlangsung, dan akan berguna dalam kesehariannya sebagai Babinsa serta Program TMMD kedepan nantinya.

Adapun, selain tuntutan tugas yang besar, membuat prajurit teritorial di tuntut mempunyai kemampuan multi talenta dalam penguasaan di  berbagai bidang Mengaduk semen, memasang dinding batako, merangkai besi, memasang fondasi dan batu bata.

Kemampuan tersebut dapat di lihat ada pada diri Serda Bagus (41), anggota Satgas TMMD dari Koramil 15/Klepu Kodim 0714/ Salatiga, ia membantu sambil mendalami ilmu pertukangan dari Jumian(49) ahli konstruksi bangunan asal Dusun Sarimulyo Rt 02 Rw 04 Desa Ketapang.

“Program TMMD meski selesai tepat waktu, semua harus ikut bekerjasama, walaupun tenaga ahli konstruksi sedang sakit, sasaran fisik harus tetap berjalan, sasaran fisik harus tetap di kebut pengerjaannya, jika berhenti maka akan menghambat rencana kerja, maka dari itu semua harus belajar dan menimba ilmu pertukangan, agar dapat mengatasi berbagai hambatan yang ada ,” pungkasnya(Pendim 0714)




×
Berita Terbaru Update