Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Plh Bupati Pasbar Yudesri Resmi Serahkan Jabatan ke Hamsuardi

Senin, 01 Maret 2021 | 12:43 WIB Last Updated 2021-03-01T05:43:00Z


Simpang Empat, Rakyatterkini.com - Plh Bupati Yudesri secara resmi menyerahkan jabatan kepada bupari dan wakil bupati terpilih, Hamsuardi- Risnawanto, Senin (1/3/2021).

Serah terima memori jabatan tersebut berlangsung lancar di ruangan kerja bupati terpilih Hamsuardi yang dihadiri oleh Forkopimda, Kepala BNN, KPU. 

Yudesri dihadapan bupati terpilih Hamsuardi mengatakan selam 9 hari menjabat Plh Bupati Pasbar berjalan dengan lancar. Ada beberapa kegiatan dan peristiwa yang terjadi seperti bencana kebakaran. 

"Begitu juga dengan pandemi Covid-19 di Pasbar masih tergolong orange. Artinya masih perlu keseriusan kita bersama untuk menuju zona hijau, "kata Yudesri.

Kemudian, kata Yudesri hubungan Forkopimda selama ini terjalin dengan baik. Semoga Forkopimda ke depan bisa selalu bergandengan tangan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Bupati Kabupaten Pasaman Barat Hamsuardi meminta dukungan kepada Forkopimda untuk mengayomi masyarakat, melindungi masyarakat, menyejahterakan masyarakat. 

"Kami memiliki visi dan misi untuk masyarakat yang kami sampaikan selama kampanye beberapa waktu lalu. Soal pendidikan, soal kesehatan, sekolah masih banyak kekurangan di segala aspek. Kami rasa, misi ini sama dengan misi Bapak - Bapak semuanya, sehingga perlu kita pikirkan bagaimana pendidikan bisa gratis, berobat gratis, "ucap Hamsuardi.

Ia melanjutkan, dipilihnya Hamsuardi dan Risnawanto menjadi pemimpin Pasbar tentunya dengan segudang harapan masyarakat. Karena, banyak persoalan yang akan dihadapi ke depan.

"Tentunya kami sangat membutuhkan bantuan Bapak-Bapak Forkopimda untuk mewujudkan itu. Kami akan bentuk tim untuk mendata masyarakat miskin, siapa sebenarnya yang layak mendapatkan bantuan tersebut, "tutur Hamsuardi.

Pihaknya akan membentuk tim harmonisasi antara masyarakat dengan perkebunan. Bagaimana bentuk persoalan dan apa solusinya. Akhirnya akan diperoleh kesepakatan. Tim ini akan tergabung di dalamnya pakar hukum dan stakeholder terkait lainnya. 

"Sehingga bupati yang akan datang tidak mewarisi persoalan sengketa perusahaan sawit dengan masyarakat,"kata Hamsuardi yang diiyakan oleh Risnawanto. (GJR)



×
Berita Terbaru Update