Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Jumat, 14 Mei 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
40.111 878 36.370 479
sumber: corona.sumbarprov.go.id

KWT Kembang Delima Terima KWT Sepakat Jorong Tangah Padang

Senin, 22 Maret 2021 | 21:39 WIB Last Updated 2021-03-22T14:39:31Z
Pengurus dua kelompok tani bersilaturahim.


Payakumbuh, Rakyatterkini.com — Meningkatkan kapasitas kemampuan anggota kelompok tani di bidang administrasi, manajemen kelompok dan peningkatan pendapatan melalui usaha kelompok, dinas Pertanian Kabupaten Solok lakukan studi tiru ke kelurahan Kotokociak Kubu Tapak Rajo (K3TR), Payakumbuh Utara, Senin 22 Maret 2021.


Dengan membawa rombongan sebanyak 50 orang, dinas Pertanian kabupaten Solok melalui bidang ketahanan pangan memboyong kelompok wanita tani (KWT) sepakat jorong tangah Padang, nagari cupak untuk studi edukasi ke KWT Kembang Delima.


“Maksud dan tujuan kunjungan kami adalah untuk belajar dan meniru upaya peningkatan pemberdayaan petani dan peningkatan kelas kemampuan kelompok wanita tani di KWT Kembang Delima Payakumbuh ini," kata Zamroni selaku ketua rombongan yang merupakan anggota legislatif dari komisi III DPRD Kabupaten Solok.


Studi tiru merupakan konsep belajar yang dilakukan pada suatu institusi yang dianggap lebih kompeten dalam suatu hal dengan maksud peningkatan mutu, perluasan usaha, perbaikan sistem, penentuan kebijakan baru, perbaikan dan peraturan perundangan.


Pihaknya memilih kota Payakumbuh sebagai lokasi studi tiru karena merupakan salah satu kota yang memiliki KWT terbaik dalam pengelolaan administrasinya.


Sementara itu, kepala dinas Ketahanan Pangan Edvidel Arda menjelaskan kegiatan peningkatan pemberdayaan petani tidak terlepas dari peran pembina KWT kota Payakumbuh, sehingga pembinaan terhadap petani melalui kelompok tani dapat selalu ditingkatkan.


Di samping itu, kata dia, dengan penilaian kelas akan diketahui kelemahan-kelemahan kelompok tani yang dinilai sehingga memudahkan untuk melakukan pembinaan.


Edvidel turut menambahkan bahwa Balai kaliki sebagai kampung adat menjadi kampung harapan kedepannya, dimana kampung adat ini dapat sebagai tempat singgah oleh wisatawan.


Kedatangan rombongan dari kabupaten Solok itu  disambut langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan bersama jajaran, serta Lurah Kotokociak Kubu Tapak Rajo beserta KWT Kembang Delima.(rdo)




×
Berita Terbaru Update