Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Beli Rumah DP 0%, Jangan Lupa Pertimbangan Hal Ini

Senin, 01 Maret 2021 | 09:07 WIB Last Updated 2021-03-01T02:08:57Z
Ilustrasi rumah KPR.


RAKYATTERKINI.COM - Mulai hari ini, kebijakan fasilitas uang muka alias DP untuk kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar 0% mulai berlaku. 


Itu seiring dengan berlakunya kebijakan Bank Indonesia (BI) untuk menerapkan pelonggaran aturan loan to value (LTV) untuk pembelian properti.


Dengan adanya DP KPR 0%, punya rumah akan makin mudah. Lalu, apakah ini saat yang tepat untuk beli rumah?


Menurut perencana keuangan senior Aidil Akbar, meski sudah ada DP KPR 0% bukan berarti menjadi saatnya untuk beli rumah. Malah dia menyarankan bagi yang sama sekali belum merencanakan beli rumah dari jauh-jauh hari untuk tidak melirik program ini.


Aidil menjelaskan memang DP KPR 0% memudahkan masyarakat memiliki rumah. Masyarakat tak perlu lagi menabung lama untuk membayar DP rumah, namun menurutnya program ini berpotensi membuat cicilan menjadi bengkak.


"Menurut saya masyarakat mesti hati-hati jangan sampai terjebak dengan DP 0%. Kalau memang belum ada rencana beli rumah jauh-jauh hari jangan langsung tergiur deh, karena ini kan berpotensi menambah cicilan rumah," kata Aidil, seperti dilansir dari detikcom.


Aidil memaparkan DP KPR 0% hanya memindahkan beban biaya DP di awal untuk masuk ke dalam cicilan. Misalnya, saja membeli rumah seharga Rp 100 juta, biasanya harus membayar DP 30%, maka sisa utang yang harus dibayarkan hanya Rp70 juta saja.


Lain lagi kalau DP KPR 0%, semua harga rumah akan menjadi utang dan ditanggung pada cicilan tiap bulan. Menurut Aidil hal ini justru akan menambah beban cicilan.


"Kan ini hanya memindahkan DP di awal ke belakang, arahnya ya nambah cicilan. Tadinya kita utang 70% doang jadi 100%. Kalau bunga cicilan turun sih nggak masalah, tapi kan bunganya tetap aja," kata Aidil.


Lebih jauh Aidil mengatakan bagi yang mau membeli rumah dengan DP KPR 0%, harus memerhatikan rasio utang dan penghasilannya. Menurutnya, cicilan jangan sampai lebih dari 30% jumlahnya dibanding penghasilan.


"Rasio antar cicilan dan penghasilan harus diperhatikan. Kalau cicilan di atas 30-40% dari penghasilan itu udah nggak normal. Kalau begitu nggak akan bisa di-maintain cicilannya, kalau udah nggak bisa bayar utang ujungnya ya kredit macet," ujar Aidil. (*)




×
Berita Terbaru Update