Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Gubernur Sumbar Buka Pelatihan Fungsional PAK, Guru SMA, SMK dan SLB

Kamis, 04 Maret 2021 | 14:19 WIB Last Updated 2021-03-04T07:19:51Z
Gubernur Mahyeldi memasangkan kokarde pada peserta pelatihan.


Padang, Rakyatterkini.com - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi membuka pelatihan fungsional dalam rangka Penghitungan Angka Kredit (PAK) terhadap guru SMA, SMK dan SLB di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar.


Gubernur didampingi Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Adib Alfikri, Kepala BPSDM Provinsi Sumbar Jefrinal Arifin, Koordinator Widyaiswara BPSDM Provinsi Sumbar Herita Dewi di Aula BPSDM Provinsi Sumbar, Rabu (3/3/2021).


Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan acara pelatihan bertujuan untuk memberikan pembekalan dan pedoman, dalam penilaian angka kredit jabatan fungsional yang objektif dan professional.


Dalam penyusunan penilaian angka kredit dibutuhkan pengetahuan dan ketrampilan yang memadai secara sistematis dan benar. Dengan harapan dapat memberi efek besar bagi peserta untuk kemajuan Sumbar ke depan, harap Mahyeldi.


Selain itu, juga dapat meningkatkan pemahaman peserta terkait penilaian angka kredit. Dan dapat menjawab permasalahan-permasalahan yang ditemukan peserta, terkait penilaian angka kredit jabatan fungsional yang ditemukan di lapangan.


"Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, agar tenaga Fungsional dapat memaksimalkan angka kredit maupun honor, sehingga tidak ada masalah lagi kapan gaji akan keluar dan tidak lagi kata tertunda."


Kalau itu yang mempengaruhi akan mengurangi kualitas pendidik, karena kunci dari pendidikan adalah guru, tergantung kepada segala sesuatu yang ada disekitarnya yang tidak mengganggu tehadap guru saat mengajar, ungkap Mahyeldi.


Selanjutnya Mahyeldi juga meminta kepada para peserta pelatihan agar dapat membantu dalam penetapan penilaian angka kredit bagi guru-guru. Karena itu juga dapat mempengaruhi pendapatan dan hak-hak mereka.


Agar terciptanya suasana lebih nyaman kepada guru sehingga guru jadi tidak terganggu, karena guru adalah mendidik calon-calon presiden, calon gubernur dan pemimpin masa depan.


Memang mendidik ini tidak sederhana, untuk  itu maka jangan ganggu tenaga pendidik, karena merekalah yang mendidik anak-anak generasi bangsa. 

 

Dengan terbantunya tenaga pendidik terhadap angka kredit dan sertifikasinya sehingga mereka berdiri di depan kelas merasa nyaman, dan memiliki hati yang tenangan untuk memberikan ilmu kepada siswa dan siswi. Tentu anak-anak kita akan tumbuh dengan pendidikan yang baik itulah efeknya.


Baik anak-anak kita yang ada di SMA, SMK maupun di SLB, maka mereka akan tumbuh mendapatkan pendidikan yang benar-benar sempurna dari guru. 


"Itulah harapan kita dengan didakan pelatihan ini, mudah-mudahan pelatihan ini berjalan baik, sukses dan lancar, dari awal hingga akhir," harapnya. (hms-sumbar)




×
Berita Terbaru Update