Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

DPRD Padang Gelar Paripurna Pengangkatan Wawako jadi Walikota

Rabu, 03 Maret 2021 | 21:14 WIB Last Updated 2021-03-03T14:14:32Z
Ketua DPRD Padang, Syafrial Kani pimpin rapat paripurna.


Padang, Rakyatterkini.com - DPRD Padang gelar rapat paripurna penyampaian usulan pemberhentian walikota Padang dan usulan pengangkatan serta pengesahan wakil walikota sebagai walikota Padang.


Paripurna dipimpin Ketua DPRD Padang, Syafrial Kani, didampingi dua wakil ketua Arnedi Yarmen dan Amril Amin, Rabu (3/3/2021).


Sekretaris DPRD Hendrizal Azhar membacakan surat keputusan DPRD tersebut dan diakhiri dengan doa.


Menurut ketua DPRD, keputusan dimaksud akan diteruskan ke Mendagri melalui Gubernur Sumbar untuk disahkan sebagai walikota Padang.


Sekretaris dewan, Hendrizal Azhar bacakan hasil keputusan.

"Harapan kami sebagai wakil rakyat, Hendri Septa sebagai walikota Padang nantinya bisa merealisasikan janji-janji kampanye ketika menjadi calon pimpinan daerah bersama Mahyeldi beberapa waktu lalu", harapan ketua DPRD.


Satu hari pasca pelantikan Mahyeldi sebagai gubernur Sumbar, Mahyeldi sudah menandatangani surat penugasan wakil walikota Padang selaku Plt walikota. 


Hal itu dibuktikan dengan dikirimnya surat Gubernur Sumbar Nomor 120/118/Pem-2021 perihal penugasan Wakil Wali Kota Padang selaku pelaksana tugas walikota Padang.


Surat ini tertanggal 26 Februari 2021 dan ditandatangani langsung oleh Mahyeldi SP selaku Gubernur Sumatera Barat.  Surat ini sudah beredar di berbagai media sosial.


Anggota dewan ikuti paripurna.

Sekda Kota Padang, Amasrul membenarkan tentang surat tersebut walaupun seraca langsung ia mengaku belum melihat fisiknya karena baru saja pulang dari Jakarta.


Saat ini, ia sudah memerintahkan Sekwan untuk mengagendakan sidang paripurna istimewa untuk agenda pelantikan walikota Padang. 


Namun prosedurnya cukup panjang dan harus melalui Menteri Dalam Negeri dulu. Untuk selanjutnya, agar tidak terjadi kekosongan jabatan, maka ditunjuklah Plt walikota. 


Mahyeldi resmi menjadi Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta. Walikota Padang, yang sebelumnya dijabat oleh Mahyeldi, digantikan oleh Hendri Septa dengan status Pelaksana Tugas (Plt).


Sekretaris daerah (Sekda) bersama forkopimda lainnya.

"Terhitung mulai hari ini, Hendri Septa akan menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Padang. Hendri otomatis jadi Plt Wali Kota ditandai dengan surat saja, tanpa perlu pelantikan atau seremonial," kata Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sumbar Iqbal Ramadi Payana kepada wartawan, Kamis (25/1/2021).


Menurut Iqbal, nantinya Hendri Septa akan menjadi walikota Padang definitif. Namun masih menunggu Surat Keputusan (SK) pengangkatan Hendri Septa menjadi walikota.


Hendri Septa mengaku tetap berfokus menjalankan program pemerintahan di Kota Padang sesuai dengan janji di masa kampanye bersama Mahyeldi pada 2018. Posisi wakil walikota kata Hendri diserahkan kepada partai pengusung.


"Saya hanya akan fokus pada visi-misi Mahyeldi-Hendri Septa yang kami janjikan saat kampanye dulu. Kalau untuk wakil nantinya saya serahkan kepada partai," kata Hendri.


Mahyeldi dan Hendri Septa memenangi Pilkda Padang pada 2018. Keduanya menjabat walikota dan wakil walikota Padang periode 2019-2024. Kini Mahyeldi melepas jabatan walikota dan menjadi gubernur Sumbar. (gp)




×
Berita Terbaru Update