Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 13 April 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.126 718 30.893 342
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Dansatgas, Pembuatan Jalan Usaha Tani Permudah Warga Desa

Sabtu, 13 Maret 2021 | 07:23 WIB Last Updated 2021-03-13T00:23:51Z


Kapuas,- Jalan usaha tani di Lokasi TMMD, yakni di Desa Saka Lagun, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, dibuka untuk mempermudah akses masyarakat untuk membawa hasil pertaniannya. Pembukaan jalan tersebut dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110,  Kodim 1011/KLK. 


Jalan usaha tani ini sebelumnya merupakan jalan setapak mengelilingi hutan menuju lahan perkebunan masyarakat. Karena hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki sehingga ketika membawa hasil panen  masyarakat harus mengeluarkan biaya angkut cukup tinggi . 


Untuk mempercepat progres pembangunan jalan sepanjang 1200 meter itu, pada Jumat(12/3/2021) satgas TMMD kembali melanjutkan pembangunan dengan melakukan pengecoran dan ada juga anggota lainya yang berbekal alat ukur, melakukan pengukuran dan lebar jalan yang terus dikerjakan.


Dandim 1011/KLK,  Letkol Inf Ari Bayu Saputro mengatakan, bahwa pembangunan  jalan merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-110 Kodim 1011/KLK. "Banyak pertimbangan yang sudah dilakukan antara TNI dan Pemerintah untuk membangun jalan tersebut," katanya.


" Sebenarnya, lokasi pertanian di desa Saka Lagun berpotensi, tetapi masyarakat yang memiliki lahan di lokasi tersebut enggan untuk menggarap akibat belum adanya akses jalan, sehingga petani kesulitan saat membawa hasil pertanian,”ungkapnya.


Ditambahkannya malalui program TMMD, pemerintah memberikan kepercayaan kepada pihak TNI untuk membangun jalan yang bisa menghubungkan antara Desa dan lahan pertanian. Pembangunan jalan di Lokasi tersebut dinilai menguntungkan masyarakat karena semenjak ada jalan maka warga akan semakin giat bertani, karena tidak ada lagi kendala membawa hasil tani, dengan jalan ini petani bisa membawa hasil dengan kenderaan roda tiga atau roda dua. . 


"kita berharap kedepannya setelah di bukanya jalan usaha tani ini bisa dilakukan peningkatan oleh pemerintahan Kabupaten sehingga jalan ini mampu menumbuhkan ekonomi baru bagi masyarakat Desa disini," ujarnya .




×
Berita Terbaru Update