Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Jumat, 14 Mei 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
40.111 878 36.370 479
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Catat! Polres Klaten Mulai Berlakukan Tilang Elektronik

Selasa, 23 Maret 2021 | 14:56 WIB Last Updated 2021-03-23T07:57:31Z
Ruang Command Center Polres Klaten. (foto ist)

 
Klaten, Rakyatterkini.com - Satlantas Polres Klaten resmi memberlakukan tilang elektronik atau Electronik Traffic Law Enforcement (ETLE) tahap pertama, Selasa 23 Maret 2021.


Penerapan ETLE tahap pertama ini diikuti pemasangan kamera closed circuit television (CCTV) di sejumlah lokasi yaitu di perempatan Bendogantungan Klaten Selatan dan perempatan Srago, Mojayan serta pemanfaatan 5 kamera portable. 


Penjelasan tersebut disampaikan Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu disela-sela launching penerapan ETLE tingkat nasional di Aula Satya Haprabu, Mapolres Klaten.


Menurutnya, sejumlah pelanggaran dapat dipantau melalui CCTV antara lain, melanggar marka jalan, melanggar rambu lalu-lintas, tidak menggunakan helm dan melanggar arus.


"Terkait kamera KOPEK (Kamera Portable Penindakan Kendaraan) itu merupakan tilang yang nanti anggota itu berjalan yang sudah dipasangi kemera. Sudah kita siapkan 5 nanti akan kita tambah," jelas AKBP Edy Suranta Sitepu.


Peresmian program nasional Polri ini dilakukan secara daring melalui zoom meeting yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.


Dalam sambutannya Kapolri menjelaskan launching program ETLE yang dilakukan hari ini adalah tahap pertama. Total ada 12 Polda dengan 244 titik kamera yang siap menerapkan tilang elektronik ini. 


Kapolri juga menjelaskan program ETLE ini merupakan upaya peningkatan penegakan hukum di bidang lalu lintas untuk menekan tingkat kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. 


Kapolri berharap dengan adanya program ETLE ini akan dapat merubah stigma pelayanan kepolisian khususnya di bidang lalu lintas.


"Hari ini kita melaksanakan launching secara nasional di tahap pertama. Di 12 wilayah Polda ada 244 titik kita persiapkan di tahap pertama ini. Ke depan akan terus kita kembangkan agar bisa mencapai di seluruh wilayah provinsi," jelasnya.


Terpisah, Kasat Lantas Polres Klaten AKP Abipraya Guntur Sulatiasto  menjelaskan bahwa apabila ada pelanggaran, petugas Satlantas akan merekam dan melakukan identifikasi kemudian mengirim surat klarifikasi ke alamat rumah sesuai data kendaraan. 


"Setelah menerima surat klarifikasi, pemilik rumah harus datang ke kantor Sat Lantas Polres Klaten untuk mengurus surat tilang dengan batas waktu 7 hari. Apabila dalam waktu 7 hari tidak diurus maka akan diberikan sanksi berupa pemblokiran STNK," jelas Kasatlantas Polres Klaten. (Cahyo)




×
Berita Terbaru Update