Pariaman Smart City, Pemko Pariaman Hadirkan Transaksi Digitalisasi -->

Pariaman Smart City, Pemko Pariaman Hadirkan Transaksi Digitalisasi

Selasa, 16 Februari 2021, 17:49



Pariaman, Rakyatterkini.com - Kota Pariaman telah memasuki era baru sistem pembayaran nasional. Berbagai transaksi keuangan didaerah itu tidak lagi tergantung pada jasa perbankan, tetapi telah bergeser pada cara pembayaran yang memanfaatkan jasa nonbank.


Konsumen makin dimanjakan oleh berbagai fasilitas nonbank yang simpel. Konsumen tidak lagi membayar tunai, dengan kartu debit, atau kartu kredit, tetapi telah memanfaatkan berbagai fasilitas uang virtual seperti Ovo, Dana, Gopay.


Sebagai aplikasi uang elektronik berbasis server, dompet elektronik yang disebut QR Code Indonesian Standard (QRIS). QRIS adalah fasilitas pembayaran transaksi retail secara digital. Fasilitas itu dipakai semua merchant yang bekerja sama dengan penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP). 


Digitalisasi merupakan peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Termasuk bagi pelaku UMKM yang ada di Kota Pariaman, kata Asisten I Pemko Pariaman Yaminurizal usai rapat persiapan peluncuran Qris, Selasa (16/2/2021).


Yaminurizal menyebutkan Kota Pariaman menghadirkan bertransaksi secara digitalisasi di daerah itu.


"Memaksimalkan digitalisasi transaksi keuangan daerah dapat meningkatkan pendapatan asli daerah, baik pemasukan dan pengeluaran, bantuan sosial, dan transportasi," kata dia.


Ia menyebutkan, saat ini Kota Pariaman masuk dalam daerah smartcity. Menunjukan daerah itu disebut smartcity dengan hadirnya pelayan publik yang effektif dan efesien mungkin.


Salah satu bentuk wujud nyata smartcity di Kota Pariaman, konsumen tidak lagi membayar tunai, tetapi telah memanfaatkan berbagai fasilitas uang virtual seperti Ovo, Gopay, sebagai aplikasi uang elektronik berbasis server, yang disebut QR Code Indonesian Standard (QRIS).


Ia mengatakan, Pemko Pariaman dalam mengimplemintasikan transaksi digital di daerah itu, mengandeng Bank Nagari. 


Artinya, daerah itu telah menjadi daerah digital sebagai wujud dari daerah smartcity. Dan transaks digital di kota Pariaman kita lakukan di semua sektor objek wisata, serta UMKM, kata dia.


Sementara pemimpin devisi pemasaran Bank Nagari Adi Putra mengatakan, pihaknya sudah siap untuk merealisasikan pembayaran digital di Kota Pariaman.


"Kita dalam menghadapi penbayaran non tunai dalam bentuk digitalisasi ini tinggal pemantapan dan telah siap dilaksanakan di Kota Pariaman," ujarnya.


Menurutnya, dengan memanfaatkan aplikasi uang elektronik berbasis server, dompet elektronik yang disebut QR Code Indonesian Standard (QRIS) di daerah itu, Kota Pariaman bisa disebut sebagai daerah digitalisasi.


Kota Pariaman dengan diwujudkannya betransaksi digitalisasi itu, sudah dapat disebut daerah digital. Transaksi digital itu akan dilakukan di semua sektor, seperti UMKM, pariwisata, Kukiner dan lain sebagainya," tutup Adi Putra. (Sgr)




TerPopuler