Polres Demak Gelar Perkara Kasus KDRT Ibu Terhadap Anak -->

Polres Demak Gelar Perkara Kasus KDRT Ibu Terhadap Anak

Senin, 11 Januari 2021, 17:21



Demak, Rakyatterkini.com - Polres Demak laksanakan gelar perkara atas kasus KDRT yang dilakukan seorang ibu kepada anak kandungnya, di Loby Polres Demak, Senin (11/1/2021).


Hadir dalam kegiatan tersebut Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, Kabagops Kompol Sonhaji, Kapolres Demak AKBP Andhika Bayu Adittama, Kasat Reskrim Polres Demak AKP Muhammad Fachrur Rozi, dan Kasubbid Penmas AKBP Kuat Slamet.


Berdasarkan keterangan yang didapat dari Polres Demak kejadian bermula pada berawal pada Jumat (21/8/2020)  sekitar pukul 17.00 WIB saat korban ditemani bapaknya hendak mengambil pakaian yang masih tertinggal di rumah tersangka Banjarsari RT.04/04, Sayung, Demak.


Sejak perceraian kedua orang tuanya korban sudah tidak tinggal bersama ibunya (tersangka). Bapak korban saat itu meminta tolong untuk di dampingi oleh Kepala Desa Banjarsari Haryono  untuk mengambil pakaian korban yang masih tertinggal di rumah.


Haryono pun menghubungi Ketua RT setempat  untuk ikut mendampingi korban. Setelah itu korban, dan bapaknya didampingi ketua RT  berangkat bersama-sama menuju kerumah tersangka (S).


Sesampainya di rumah, korban masuk rumah bersama dengan bapakna, ketua RT dan Kades, lalu tersangka marah-marah kepada korban dan rombonganya dengan mengatakan “kamu tu anak durhaka lapo koe neng kene” (kamu itu anak durhaka ngapain kamu disini)," katanya pada korban.


"Sudah lebih dari 3 kali tapi korban tetap tidak mau mediasi artinya perkara tersebut harus sampai pada pengadilan karena korban menuntut keadilan," ungkapnya.


Meski begitu, Kabid Humas melanjutkan korban mengaku sudah memaafkan tersangka yang tidak lain adalah ibu kandungnya. Namun ada kejadian lama yang korban mengaku tidak bisa memaafkan kejadian tersebut yaitu perselingkuhan ibunya yang dipergoki di salah satu hotel di Bandungan.


Sementara Kasat Reskrim Polres Demak AKP Muhammad Fachrur Rozi mengatakan pada prinsipnya pihaknya menindaklanjuti semua laporan dan aduan, pihaknya juga telah mencoba upaya  mediasi namun dari pihak pelapor tidak menghendaki mediasi tersebut dengan alasan ibunya sudah sering berselingkuh dengan laki laki lain dan tidak mau mengakui kesalahannya.


"Selanjutnya kita laksanakan penyidikan, dan Alhamdulillah berkas perkara sudah dinyatakan lengkap oleh JPU (P.21), kita laksanakan tahap 2 atau pelimpahan berkas perkara dan barang bukti kepada kejaksaan pada hari Selasa minggu depan,"ungkapnya. (saibumi/Sts)

TerPopuler