Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin, 19 Juli 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
61.350 8.430 51.585 1.335
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Dua Pendaki Gunung Talamau, Pasaman Barat Mengalami Hipotermia

Sabtu, 02 Januari 2021 | 11:14 WIB Last Updated 2021-01-02T04:14:09Z


Simpang Empat, Rakyatterkini.com
- Dua orang pendaki gunung asal Provinsi Jambi dilaporkan mengalami hipotermia atau kedinginan yang berlebihan di Gunung Talamau, Kabupaten Pasaman Barat.


"Benar, saat ini kedua pendaki asal Jambi, Urip Suryono (17) dan Suhendri (20) tengah dalam proses evakuasi," sebut Ketua Kelompok Pecinta Alam Artatala Pasaman Barat, Ruswar Dedison saat dihubungi Rakyatterkini.com, Jumat (1/1/2021) malam.


Menurutnya kedua pendaki ini mengalami hipotermia ketika hendak naik menuju puncak Gunung Talamau di ketinggian sekitar 1.600 meter diatas permukaan laut (mdpl). 


Kedua pendaki ini bersama kelompoknya dengan jumlah 10 orang mulai naik mendaki pada Selasa (29/12/2020) kemaren. Namun belum sampai kepuncak Gunung diketinggian 2.913 mdpl kedua pendaki ini mengalami hipotermia.


"Kita ingin meluruskan terkait informasi yang beredar. Kedua korban bukan tergelincir, mereka mengalami Hipotermia di ketinggian 1600 mdpl karena tidak tahan dengan cuaca yang ekstrim selama mendaki," katanya.


"Sekarang kedua pendaki ini sedang proses evakuasi oleh tim yang terdiri dari tim SAR Pos Pasaman, tim pos jaga Janjang Seribu, tim Kelompok Pecinta Alam dan tim Geopark Talamau," jelasnya.


Ruswar Dedison juga menjelaskan saat ini proses evakuasi tersebut tidak bisa dilanjutkan karena terhalang hujan yang cukup deras. Sedangkan dalam proses evakuasi itu dibagi menjadi dua kelompok.


Korban Suhendri dievakuasi oleh tim gabungan Pencarian dan Pertolongan Padang Pos Pasaman. Sedangkan korban Urip dievakuasi oleh tim Pos Jaga Janjang Seribu dan Kelompok Pecinta Alam serta Geopark Talamau.


"Tadi kita turun duluan membawa korban Urip menuju Pos 1 dengan cara digotong atau digendong secara bergantian. Alhamdulillah kita saat ini sudah di Pos 1 diketinggian 700 mdpl," jelasnya.


Sementara korban Suhendri masih di Pos 2 diketinggian 1.600 mdpl karena tertahan hujan yang begitu deras bersama tim gabungan Pencarian dan Pertolongan Padang Pos Pasaman.


Disamping itu ia juga menjelaskan kondisi saat ini dilapangan tidak memungkinkan untuk tim melanjutkan evakuasi karena faktor hujan yang cukup deras, baik itu tim yang di Pos 1 dan tim yang berada Pos 2.


"Kami akan melanjutkan evakuasi korban pada besok pagi, jalan yang ditempuh sangat licin dan hari pun masih hujan lebat. Jadi tak mungkin ini dilanjutkan," ungkapnya.


"Namun sekali lagi kita sampaikan, kedua pendaki ini bukan cidera tetapi karena kedinginan yang berlebihan. Mereka terserang rasa dingin berlebihan itu ketika hendak naik," ujar. (junir sikumbang)




×
Berita Terbaru Update