DPRD Mentawai Sahkan Anggaran Subsidi Rp11 Miliar -->

DPRD Mentawai Sahkan Anggaran Subsidi Rp11 Miliar

Sabtu, 16 Januari 2021, 11:32



Mentawai, Rakyatterkini.com - DPRD Kepulauan Mentawai sudah mengesahkan anggaran untuk subsidi sejumlah Rp11 miliar. Itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kepulauan Mentawai, Jakop Saguruk, di ruang kerjanya, Rabu (14/1/2021).


Dalam rapat dengar pendapat DPRD tentang transportasi di Mentawai, dana 11 miliar itu disubsidi kepada PT MAS Rp3 miliar, yang dikelola Kapal Cepat MV Mentawai Fast yang berlayar dari Padang – Pulau Pagai Sikakap, Pulau Siberut Kecamatan Siberut Utara.


Sementara Rp6 miliar untuk subsidi trasportasi Kapal milik Pemda Mentawai, dengan rute Tuapejat – Sikakap Tuapejat Pulau Sibererut, dan Rp2 miliar digunakan untuk Pembangkit listrik tenaga biomasa (PLTBM) yang dikelola oleh Perusda, Mentawai.


Wakil Ketua DPRD Mentawai meminta trasportasi masyarakat antar plau tidak boleh berhenti. "Kapal harus berlayar terus, soal mengelola dana trasportasi antar pulau kami DPRD, diserahkan kepada pemerintahan Kabupaten Mentawai sebagai regulator, "ujar Jakop Saguruk.


Untuk aset pemda Kepulauan Mentawai, ada dua kapal besi dan tiga kapal kayu dan trasportasi antar pulau harus diserahkan kepada pihak ketiga, karena sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 104 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan Pasal 9 poin pertama.


Diserahkan kepada pihak ketiga, perusahaan BUMN/BUMD, atau perusahaan yang memenuhi syarat izin perusahaan pelayaran sesuai aturan yang berlaku apakah ditender atau ditunjuk langsung, ”terang Jakop kembali.


Sementara Dinas Perhubungan tidak boleh lagi sebagai operator pengelola trasportasi laut antara pulau Mentawai, tetapi hanya regulator mengatur pelayaran Kepulauan Mentawai agar masyarakat tetap terlayani antara pulau.


Soal subsidi kapal cepat Padang-Pulau Sikakap dan Pulau Siberut Utara, kesepakatan DPRD Mentawai agar ada pemerataan pelayanan masyarakat. Soal penumpang Kapal MV Mentawai Cepat, hanya 30 orang pulang pergi tidak ada masalah tetap subsidi, "kata Jakop.


Terkait masalah tiket yang masih mahal dan tidak sesuai dengan nama subsidi, sehingga penumpang masyarakat tidak dapat terjangkau Jakop Saguruk, meminta pihak pengelola yang perlu melakukan evaluasi harga tiket agar bisa terjangkau masyarakat banyak.


Sesuai aturan yang berlaku, baik Padang-Mentawai maupun antara pulau di tambah subsidi, “kata Jakop Saguruk. (jaibi)




TerPopuler