Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin, 19 Juli 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
61.350 8.430 51.585 1.335
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Desa Koto Marapak Hidupkan Kesenian Anak Nagari

Selasa, 05 Januari 2021 | 06:46 WIB Last Updated 2021-01-04T23:46:04Z



Pariaman, Rakyatterkini.com - Kreativitas menjadi modal utama dalam melakukan gerakan pemberdayaan, terutama untuk membangun desa agar menjadi mandiri dan berdaulat. 


Dengan kreativitas yang dimiliki oleh setiap penggerak desa dan disinergikan dengan sebuah daya cipta, hal ini akan mempercepat proses pembangunan desa.


Ini diwujudkan Desa Koto Marapak guna menghidupakan kesenian anak nagari di desa itu.


Kegiatan kesenian ini akan disinergikan oleh Desa Koto Marapak di bawah kepemimpinan Kades Yuhaldi dengan Forum Batajau Seni Piaman. Itu terungkap dalam pertemuan Kades dengan Ketua Forum Batajau Seni Piaman Ajo Wayoik.


Dalam pertemuan tersebut Yuhaldi menjelaskan, semangat pemuda untuk menyokong kegiatan kesenian sudah tampak dari berbagai kegiatan sanggar dan silek. 


Dia berharap ke depannya dapat membuat iven berskala lebih besar lagi dengan perhatian yang lebih luas dari khalayak, terutama dari kalangan wisatawan.


Forum Batajau Seni Piaman dilibatkan agar dapat memotivasi pemuda dan seniman yang ada di Desa Koto Marapak, supaya bisa menggarap iven yang lebih besar lagi secara profesional.


Kegiatan itu dapat menjadi iven yang berkarakter karena ada dua iven yang diharapkan pada 2021, yakni kegiatan berbasis seni randai dan lomba layang-layang, terang Yuhaldi.


Sementara itu, Ajo Wayoik mengatakan kegiatan kesenian bukan hanya sebuah wadah untuk menghadirkan produk karya seni saja, akan tetapi lebih daripada itu.


kegiatan kesenian adalah platform dalam pembinaan generasi muda, jadi tentu saja ini bukan hanya soal siapa yang dapat bermain musik atau menari dengan baik saja.


Tetapi bagaimana nilai-nilai yang diusung pada kesenian itu dapat terlebih dahulu tertanam di jiwa para senimannya, ungkap Ajo Wayoik.


Kesuksesan pembinaan kesenian menurut Ajo Wayoik tidak hanya dikur pada produktifitas karya, atau besar dan kecilnya ivent, tetapi yang tak kalah pentingnya adalah mengukur sejauh mana iklim sosio kulturan di tengah masyarakat memang semakin positif dengan bergeraknya aktivitas kesenian di suatu desa. (SgR)




×
Berita Terbaru Update