Danlantamal II Tabur Bunga di Perairan Teluk Bayur -->

Danlantamal II Tabur Bunga di Perairan Teluk Bayur

Jumat, 15 Januari 2021, 18:24



Padang, Rakyatterkini.com - 59 Tahun lalu, pertempuran Laut Aru menjadi saksi dalam sejarah yang tidak bisa dilupakan prajurit Matra Laut.


Melalui pertempuran yang tidak seimbang para kesatria Matra Laut tetap memberikan perlawanan terhadap kapal perang Belanda. Tepat pada 15 Januari 1962 Komodor Yos Sudarso gugur, bersama tenggelamnya KRI Matjan Tutul.


Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) II Laksamana Pertama TNI Hargianto, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada kegiatan tabur bunga di perairan Teluk Bayu Padang, dalam rangka memeringati hari Dharma Samudera, Jumat (15/1/2021).


Diawali dengan pembacaan amanat Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono oleh Danlantamal, dilanjutkan dengan taburan bunga di perairan Teluk Bayur Padang menggunakan KRI Kalahitam 828.


Sebagai bangsa Maritim yang besar, para pejuang laut sejak zaman kerajaan Nusantara selalu berjuang dengan tegar menghadapi bangsa penjajah, yang ingin menjarah Bumi Pertiwi. 


Darah, keringat dan air mata para pahlawan dan pejuang laut menetes di laut Nusantara demi kemerdekaan yang dinikmati bersama saat ini. 


Armada Adipati Unus dan Fatahillah dari kesultanan Demak harus menghadapi kekuatan Portugis. Demikian juga dengan Laksamana Malahayati. Perjuangan dimana mana di beberapa daerah Nusantara juga terjadi.

Mendidihnya gelora darah pejuang laut Nusantara ini, tetap mengalir di tubuh prajurit Angkatan Laut Republik Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan. 


Untuk itu sudah seharusnya dan sewajarnya kita menghargai dan menjunjung tinggi semangat kepahlawanan para kesatria samudera pembela negara. Peringatan hari Dharma Samudera kali ini hakekatnya merupakan refleksi pada penghargaan yang tinggi kepada seluruh Pahlawan Samudera Nusantara.


TNI Angkatan Laut telah mengerahkan segala daya dan upaya, berupa Alutsista dan Personel dalam pencarian korban, badan pesawat dan black box Sriwijaya air. 


Respon cepat satuan TNI Angkatan Laut yang tergelar di lapangan merupakan wujud nyata kehadiran (Sea Presence) TNI Angkatan Laut yang selalu siaga dalam memenuhi panggilan tugas. 


Ini membuktikan kekuatan TNI Angkatan Laut yang siap di operasikan (Operational Ready Force) yang bertumpu pada Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT)


Upacara tabur bunga di KRI Kalahitam 828 diikuti Danrem Wirabraja Brigjen TNI Arif Gajah Mada, Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol, Edi Mardianto, Kajati Sumbar, Ka Kesbangpol Sumbar dan undangan lainya. Pejabat Lantamal II, Wadanlantamal Kolonel Marinir Freddy JH Pardosi, Ketua Korcab II DJA I Ny Santi Hargianto, Pengurus Jalasenastri Korcab II DJA I. (rel)




TerPopuler