Cuaca Buruk, Nelayan Dadap Indramayu Berhenti Melaut -->

Cuaca Buruk, Nelayan Dadap Indramayu Berhenti Melaut

Kamis, 07 Januari 2021, 17:38

Indramayu, Rakyatterkini.com - Kondisi cuaca dan gelombang air tinggi membuat aktivitas nelayan di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat terhenti, Kamis (7/1/2021).


Puluhan kapal nelayan berhenti melaut sejak 28 Desember sampai sekarang. Cuaca buruk dan pasokan ikan berkurang.


Ratusan nelayan hanya bisa pasrah menunggu cuaca kembali normal dan pemasukan kembali lancar.


Menurut pengakuan Sutardi, (53) ABK, hampir sepekan tidak berlayar dan tidak ada pemasukan dan berharap kondisi cuaca bisa segera normal, biar bisa melaut lagi.


Kondisi cuaca buruk dan membahayakan para nelayan, mengakibatkan aktivitas terhenti.


Namun, hal tersebut tidak menyurutkan Sutardi dan nelayan setempat untuk tetap standby sembari melakukan pengecakan perahunya yang bersandar di dermaga TPI antisipasi jika adanya kerusakan.


“Kalau cuaca lagi kurang bersahabat gini perahu harus sering-sering dicek,” ujar Sutardi.


Dampak akibatnya para nelayan mengalami masa paceklik. Mereka tidak memperoleh penghasilan dari hasil tangkapan. Untuk menyambung hidup, para nelayan banyak yang kembali menjadi petani.


Sebagian nelayan memilih untuk menepikan perahunya masing-masing ke sisi-sisi pantai yang lebih aman.


Musim penghujan sudah hal biasa ditiap tahunnya bisanya disembut dengan musim baratan, ujar Himpinan Nelayan Serikat Indonesia (HNSI) Kabupaten Indramayu, Dedi Aryanto.


Dedy menambahkan, cuaca buruk seperti ini hampir terjadi setiap tahun. Hanya untuk bulan dan tanggalnya saja yang berbeda-beda.


Jika cuaca tidak buruk nelayan setempat sekali berangkat pendapatannya pun beragam ada yang berhasil membawa 10 ton hasil tangkapan bahkan lebih.


Namun kali ini nelayan di pantai Dadap berkecil hati pasalnya musim penghujan menghentikan kegiatan mereka dalam mencari nafkah. (Selamet)

TerPopuler