1.000 Bidang Tanah akan Disertifikatkan Melalui Program Prona -->

1.000 Bidang Tanah akan Disertifikatkan Melalui Program Prona

Jumat, 22 Januari 2021, 08:34



Pariaman, Rakyatterkini.com - Sebanyak 1.000 bidang tanah di Kota Pariaman yang belum memiliki sertifikat akan dipermudah pengurusan sertifikat tanahnya pada program Prona (Proyek Operasi Nasional Agraria) oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pariaman. 


Asisten I Administrasi Pemerintahan Umum Sekterariat Daerah Kota Pariaman, Yaminurizal membenarkan usai pembukaan sosialisasi PTSL (pendaftaran tanah sistematis lengkap) di Kantor Desa Palak Aneh Kecamatan Pariaman Selatan, Kamis (21/1/2021).


Kota Pariaman kembali mendapatkan bantuan pada kegiatan prona. Ini merupakan kerjasama Pemko Pariaman bersama BPN. "Kami Pemerintah Kota Pariaman mengucapkan terima kasih kepada BPN yang telah membantu masyarakat Kota Pariaman, “ungkap Yaminurizal.


Saat ini masih banyak lahan di Kota Pariaman yang belum mempunyai sertifikat. Hal ini disebabkan karena biaya yang belum dimiliki masyarakat. Dengan adanya prona sangat membantu masyarakat dalam proses pengurusan sertifkat tanah.


Ia berharap kepada masyarakat yang akan mengurus sertifikat tanah untuk mempersiapkan semua surat yang dibutuhkan apalagi tanah tersebut merupakan tanah kaum atau tanah pusako agar tidak ada masalah yang timbul dikemudian hari apalagi masalah tersebut akan menimbulkan tindak pidana.


Sementara itu Kepala BPN Kota Pariaman, Rita Sastra mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan pemerintah pusat yang mengharuskan semua warga yang memiliki lahan ada sertifikat. Kota Pariaman salah satu kota yang mendapatkan bantuan tersebut.


Prona adalah Proyek Operasi Nasional Agraria, yaitu legalisasi aset tanah atau proses administrasi pertanahan mulai dari adjudikasi, pandaftaran tanah, hingga penerbitan sertifikat tanah. 


Program ini diselenggarakan dengan tujuan mempercepat pemenuhan hak dasar rakyat agar mendapat kepastian hukum kepemilikan tanah.


Untuk Kota Pariaman mendapatkan jatah 1.000 bidang tanah untuk proses pengukuran yang dibagi terhadap dua)desa di Kota Pariaman. Desa Palak Aneh dan Desa Marunggi Kecamatan Pariaman Selatan. 


Sementara untuk sampai penerbitan sertifikat hanya sebanyak 780 bidang dan sisanya akan dikeluarkan surat keterangan pengukuran.


Memang hanya 780 bidang yang dibiayai oleh pemerintah pusat namun sisanya nanti akan dikeluarkan surat keterangan pengukuran. Jadi pada surat keterangan tersebut akan dijelaskan luas tanah berapa dan siapa pemiliknya. 


Untuk semua biaya yang ditimbulkan dalam PTSL tidak dibebankan kepada masyarakat. Masyarakat cukup menyediakan surat-surat secara lengkap dan mendaftarkannya pada kantor desa secara gratis.


“Semoga saja dengan adanya prona ini semua masyarakat bisa memiliki sertifikat terhadap tanah yang dimiliki dan selanjutnya bisa digunakan untuk menambah modal usaha sehingga perekonomian masyarakat bisa bertambah, “ tutupnya. (Sgr)




TerPopuler