Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin, 19 Juli 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
61.350 8.430 51.585 1.335
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Tracking Mangrove Desa Apar, Pembangunanya Memasuki Tahap Akhir

Selasa, 29 Desember 2020 | 22:12 WIB Last Updated 2020-12-29T15:12:41Z


Pariaman, Rakyatterkini.com - Pembangunan Tracking Mangrove di Desa Apar, Kecamatan Pariaman Utara, memasuki tahap akhir.


Kota Pariaman sejak 2013 sangat gencar mempercantik dan membenahi kawasan destinasi wisatanya, dan pariwisata menjadi visi dari kota yang terkenal dengan budaya Tabuik nya ini.


Walikota Pariaman, Genius Umar mengungkapkan dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dampak Covid-19 dari segi infrastruktur pariwisata.


Dimana kota Pariaman mendapatkan bantuan dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (DPJRL), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, dengan programnya Rehabilitasi Kawasan Mangrove.


Rehabilitasi Kawasan Mangrove ini tertuang pada Kegiatan Sosialisasi Tahap Akhir Pengerjaan Tracking Mangrove yang ada di Kota Pariaman yang kita lakukan hari ini di Aula UPTD Kawasan Konservasi Perairan Daerah Kota Pariaman, dan dilanjutkan dengan meninjau langsung Rehabilitasi Kawasan Hutan Mangrove yang berada di Desa Apar ini.


Genius Umar mengatakan sebelumnya Hutan Mangrove Desa Apar ini sebelumnya telah mendapatkan bantuan dari PT Pertamina dengan tracking yang berada di kawasan Hutan Mangrove ini, tetapi masih belum ada tambahan bangunan lainya.


Dengan bantuan dari KKP RI berupa program Rehabilitasi Kawasan Mangrove, di tempat ini telah dibangun dan dibuat  semakin menarik, dengan tempat selfie yang lebih banyak dan dilengkapi dengan gazebo serta menara pandang, akan membuat kawasan Hutan Mangrove Desa Apar ini menjadi lebih keren lagi..


Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Muhammad Yusuf, dimana dalam arahanya beliau berharap bantuan yang diberikan oleh KKP RI ini, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat yang berada di kawasan Hutan Mangrove Desa Apar khususnya dan Kota Pariaman pada umumnya.


Muhammad Yusuf juga memberikan  apresiasi kepada Kota Pariaman, yang telah berhasil menjadikan Hutan Mangrove sebagai ecotourism di daerahnya, dan ia berharap agar hal ini dapat diikuti oleh daerah lainya yang mempunyai Hutan Mangrove di daerahnya.


Pada Kegiatan ini hadir juga Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Yosmeri, dan jajaran, dimana pada kegiatan tersebut beliau menyampaikan harapan terkait bantuan yang telah diberikan. (Sgr)




×
Berita Terbaru Update